Hasil imbang mewarnai duel antara PSIM Yogyakarta dan Persija Jakarta dalam lanjutan Super League musim 2025-2026. Pertandingan yang berlangsung pada Rabu (22/4/2026) sore WIB itu ditutup dengan skor 1-1.
Laga pekan ke-29 tersebut digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali. Tim tuan rumah sempat unggul lebih dulu sebelum akhirnya disamakan oleh tim tamu.
Jalannya Pertandingan
Klub berjuluk Laskar Mataram langsung memberikan kejutan saat pertandingan baru berjalan tiga menit. Serangan cepat bermula dari keberhasilan Deri Corfe merebut bola dari lawan, lalu diteruskan melalui sisi kanan. Umpan dari Savio Sheva diselesaikan dengan baik oleh Pulga Vidal yang mencatatkan gol pembuka dan membawa keunggulan 1-0.
Tertinggal cepat membuat tim asuhan Mauricio Souza meningkatkan tekanan. Serangan demi serangan dilancarkan hingga akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-19. Donny Warmerdam melakukan pelanggaran di dalam kotak penalti, yang berujung hadiah tendangan penalti. Allano Brendon De Souza Lima yang maju sebagai algojo sukses menyamakan skor menjadi 1-1.
Drama Penalti dan VAR
Menjelang akhir babak pertama, tepatnya menit ke-41, wasit kembali menunjuk titik penalti untuk tim tamu setelah terjadi pelanggaran terhadap Allano Brendon. Kali ini Maxwell Souza dipercaya sebagai eksekutor, tetapi upayanya digagalkan oleh kiper Cahya Supriadi yang berhasil menepis bola.
Memasuki babak kedua, kedua tim tetap bermain terbuka dan menciptakan sejumlah peluang. Upaya dari Van Basty Souza, Bruno Tubarao, serta tendangan bebas Maxwell Souza belum mampu mengubah skor.
Pada menit ke-78, wasit sempat memberikan penalti ketiga kepada tim tamu. Namun keputusan tersebut dibatalkan setelah peninjauan VAR menunjukkan adanya posisi offside sebelum pelanggaran terjadi.
Di sepuluh menit terakhir, Gustavo Almeida mencoba mencetak gol melalui sundulan, tetapi bola berhasil diamankan oleh Cahya Supriadi. Hingga peluit akhir dibunyikan, skor tetap bertahan 1-1.
Statistik dan Klasemen
Tim ibu kota tampil dominan dengan penguasaan bola mencapai 68 persen, sedangkan lawannya hanya mencatatkan 32 persen. Dari sisi peluang, mereka melepaskan 19 tembakan dengan sembilan mengarah ke gawang. Sementara itu, Laskar Mataram hanya mencatatkan dua percobaan, satu di antaranya tepat sasaran.
Hasil ini membuat Macan Kemayoran menempati peringkat ketiga klasemen sementara dengan koleksi 59 poin. Di sisi lain, tim tuan rumah berada di posisi kesembilan dengan raihan 39 poin.

