Persebaya Surabaya Tanpa Robertino Pugliara di Sisa Musim Ini

Berita Liga Indonesia - Persebaya Surabaya kehilangan Robertino Pugliara di sisa musim Liga Indonesia 1 kali ini, akibat alami patah tulang betis.
Berita Liga Indonesia - Persebaya Surabaya kehilangan Robertino Pugliara di sisa musim Liga Indonesia 1 kali ini, akibat alami patah tulang betis.

Gilabola.com – Pengabdian Robertino Pugliara di Persebaya Surabaya harus berakhir lebih cepat jelang pengujung Liga 1 Indonesia musim 2018 ini. Pemain asal Argentina itu alami cedera patah tulang betis dalam laga melawan Borneo FC, Sabtu (13/10) lalu.

Akibat cedera parah tersebut, Persebaya Surabaya akan kehilangan Robertino Pugliara hingga Liga 1 Indonesia musim ini berakhir.

Tulang betis Robertino Pugliara patah setelah ditebas pemain Borneo FC, Wahyudi Hamisi. Kejadian horor itu terjadi saat laga baru berjalan 19 menit, dan seketika membuat gelandang 34 tahun itu kesakitan dan langsung dilarikan ke rumah sakit.

Naik Meja Operasi

Hasil pemeriksaan di RS Orthopedi Surabaya menyatakan, pemain yang akrab disapa Papito itu alami patah tulang pada betisnya, dan harus naik operasi. Rencananya, operasi tersebut dilakukan pada Senin (15/10) ini.

Advertisement
advertisement
advertisement
DepoToto
DepoToto

Akibat cedera tersebut, Pugliara bahkan sudah berpamitan dengan skuad Persebaya Surabaya yang datang membezuknya, Minggu (14/10) kemarin. Pasalnya, ia tak bisa lagi membantu tim Bajul Ijo di sisa musim ini.

“Saya sangat sedih, lebih dari apapun. Saya tidak bisa lagi membantu tim di masa-masa akhir kompetisi,” tandas Pugliara, seperti dilansir situs resmi Liga Indonesia.

“Terima kasih banyak atas dukungan semua bonek. Salam satu nyali, wani!” tambah Pugliara.

Menurut dokter tim Persebaya, Pratama Wicaksana, selain tulang betis kirinya yang patah, Pugliara juga alami sobek pada ligamen engkelnya. Akibatnya, tindakan operasi yang dilakukan sekaligus masa pemulihannya bisa memakan waktu lama. “Butuh waktu sekitar enam bulan untuk proses pemulihan,” tandas Pratama Wicaksana.