Persis Solo memetik kemenangan 2-1 atas Persik Kediri pada pekan ke-23 Super League 2025-2026 di Stadion Manahan, Minggu 1 Maret 2026. Bermain dengan 10 orang di fase krusial pertandingan, tuan rumah justru menemukan gol penentu pada menit akhir melalui Roman Paparyha.
Hasil ini menjadi sorotan karena Sambernyawa harus menghadapi tekanan ganda. Selain mendapat perlawanan ketat sejak awal, mereka juga kehilangan satu pemain setelah kartu merah di babak kedua. Namun situasi itu tidak meruntuhkan konsentrasi tim asuhan Milomir Seslija.
Gol Balasan dan Tekanan Jelang Turun Minum
Persis Solo membuka keunggulan pada menit ke-22 lewat Bruno Gomes. Penyerang bernomor punggung 9 itu menuntaskan operan Dimitri Lima Souza dan membawa tuan rumah unggul lebih dulu.
Keunggulan tersebut hanya bertahan sembilan menit. Persik Kediri menyamakan skor melalui Jose Enrique pada menit ke-31. Gol bermula dari umpan silang Ezra Walian dari sisi kiri. Bola sempat disundul I Gusti Made Rendi Sanjaya Putra sebelum jatuh ke kaki Jose Enrique yang mengarahkan tembakan ke sisi kanan gawang Vukasin Vranes.
Menjelang turun minum, Persis berusaha merebut kembali kendali. Roman Paparyha sempat memperoleh ruang tembak pada menit ke-43, tetapi bola melambung. Tekanan berlanjut lewat situasi sepak pojok yang hampir berujung gol bunuh diri Muhamad Firli. Leonardo Navacchio sigap menghalau bola, lalu kembali menggagalkan upaya susulan Dimitri Souza Lima. Skor 1-1 bertahan hingga jeda.
Momen Penalti dan Kartu Merah
Pertandingan berubah arah ketika wasit menunjuk titik putih setelah Althaf Indie dinilai sengaja menghalau tandukan lawan dengan tangan di depan garis gawang. Keputusan itu disertai kartu merah untuk Althaf, membuat Persis harus bermain dengan 10 pemain.
Kesempatan emas Persik untuk berbalik unggul tidak berbuah gol. Eksekusi penalti Ezra Walian dibaca dengan tepat oleh Muhammad Riyandi. Penyelamatan itu menjaga keseimbangan laga sekaligus memberi napas bagi tuan rumah yang sedang tertekan.
Gol Penentu di Saat Genting
Tidak lama setelah momen penalti, Persis justru mencetak gol kedua. Ramon Paparyha memanfaatkan sapuan yang tidak sempurna dari pemain Persik dan melepaskan sepakan yang membawa Sambernyawa unggul 2-1.
Gol tersebut menjadi penentu kemenangan hingga peluit akhir. Dalam kondisi jumlah pemain lebih sedikit, Persis mampu menjaga keunggulan dan memastikan tiga poin tetap di Manahan.
Kemenangan ini menunjukkan respons cepat Persis Solo setelah berada dalam situasi sulit di babak kedua. Bermain dengan 10 orang dan menghadapi tekanan penalti lawan, mereka tetap efektif memaksimalkan peluang. Dalam konteks persaingan Super League musim ini, tambahan tiga poin pada pekan ke-23 menjadi modal penting menjaga posisi dan momentum tim di papan klasemen.
Susunan Pemain
Persis Solo: Vukasin Vranes; Mijic, Kadek Raditya, Doncic, Alba; Althaf Indie, Dimitri Souza Lima, Paparyha; Bruno Gomes.
Persik Kediri: Leonardo Navacchio; Henhen Herdiana, Firli, Hehanussa, I Gusti Made Rendi; Garcia, Adrian Luna; Ernesto Gomez, Jon Toral, Ezra Walian; Jose Enrique.

