PS TNI Tak Ganti Nama Jadi Persiram Raja Ampat di ISC 2016

 

Secara resmi PS TNI sudah mengambil alih kepemilikan klub anggota Indonesia Super League (ISL), Persiram Raja Ampat. Pengambilalihan kepemilikan Persiram itu dimaksudkan agar PS TNI bisa berkompetisi di level tertinggi sepakbola nasional.

Kabarnya sponsor PS TNI membayar kompensasi sebesar Rp17 miliar untuk pengambilalihan Persiram Raja Ampat, demikian seperti dilansir oleh Goal.com. Berdasar surat pernyataan yang beredar di kalangan jurnalis, PT Arka Gega Magna (AGM) adalah sponsor PS TNI yang mengakusisi kepemilikan Persiram.

Dalam surat pernyataan tertanggal 15 Maret, dan ditandantangani direktur utama PT Persiram Makmur Madani, Selviana Wanma, disebutkan penjualan tim Dewa Laut kepada PT AGM sudah dilakukan pada 27 Februari 2016.

BACA:  Arema FC Diminta Konsisten Usai Kalahkan Perseru Serui

“Perseroan telah menerima seluruh uang pembayaran sehubungan dengan penjualan klub berdasarkan perjanjian yang jumlah seluruhnya yaitu sebesar Rp17 miliar sesuai dengan waktu/tanggal, jumlah, dan mekanisme yang telah ditentukan berdasarkan perjanjian,” demikian pernyataan Selviana.

Dengan pengambil alihan kepemilikan tadi maka Persatuan Sepakbola TNI akan langsung mengikuti event Indonesia Soccer Championship (ISC) A, yang rencananya mulai digulirkan 16 April nanti. Dikabarkan bahwa mereka PS TNI akan tetap memakai nama itu, dan bukan Persiram Raja Ampat di ajang ISC nanti.

“Baru kemarin terkonfirmasi, mereka ingin tetap menggunakan nama PS TNI. Kalau dari segi proses pengalihan, memang kami tidak terlibat di situ. Hanya, mereka meminta kami menyampaikan surat tentang status Persiram di ISL (Indonesia Super League) dan anggota PSSI,” kata Tigorshalom Boboy, sekretaris PT Liga Indonesia dalam diskusi PSSI Pers yang bertajuk “Akuisisi Klub Profesional; Proses, Dinamika, dan Tantangannya” di Jakarta, Rabu (30/3).

BACA:  Hasil Sriwijaya FC vs Barito Putera Skor 2-0, Buah Kesabaran Tuan Rumah

PT Liga dalam hal ini memang tak bertindak sebagai operator ISC. Mengingat, yang menjadi penyelenggaranya adalah PT Gelora Trisula Semesta (GTS). Namun, konfirmasi resmi diperlukan PS TNI dari PT Liga, karena mereka adalah operator dari ISL yang sebelumnya merupakan kompetisi kasta tertinggi di Indonesia.

Seperti diketahui, PS TNI baru terbentuk saat mengikuti turnamen Piala Jenderal Sudirman. Tim tersebut dihuni gabungan para pemain profesional dan anggota TNI. Di antara anggota TNI itu adalah eks para penggawa tim nasional Indonesia U-23 SEA Games 2015.