Raungan Ghozali dan Vizcarra Bawa Persib Bandung ke Urutan 9

Raungan Ghozali dan Vizcarra Bawa Persib Bandung ke Urutan 9

Raungan Ghozali Siregar dan Esteban Vizcarra hari Rabu (14/8) bawa Persib Bandung di ambang posisi ke-9 klasemen Liga 1 Indonesia.

Persib Bandung sudah haus dan dahaga dengan kemenangan setelah empat laga terkini di Liga 1 Indonesia usai tanpa kemenangan (satu draw dan tiga kekalahan). Bobotoh sudah merindukan Maung Bandung menang dan hal itu agaknya akan tercapai pada hari Rabu malam melalui gol-gol Ghozali Siregar dan Esteban Vizcarra.

Gol pertama Persib Bandung terjadi menit kedelapan melalui kerjasama apik. Dari sisi kanan lapangan Ezechiel Ndouasel mengirim umpan lambung ke depan gawang yang diselesaikan oleh Ghozali dengan satu sontekan jarak dekat dan gol! Ia kemudian berlari ke pinggir lapangan untuk merayakan gol tadi dengan Ndouasel dan rekan-rekan Maung Bandung.

Advertisement
advertisement
advertisement
DepoToto
DepoToto

Tak butuh waktu lama, mungkin sekitar 15 menit kemudian untuk mendapatkan gol kedua. Ini juga merupakan sebuah serangan yang hebat. Dalam satu serangan balik kilat super cepat bola dikirim ke depan dan dijemput oleh Febri Hariyadi yang berjuang untuk menjaga bola tidak sampai out sebelum mengirim umpan lambung silang ke dalam kotak yang disundul dengan sangat keras oleh Esteban Vizcarra. Skor berubah 2-0 untuk keunggulan Persib Bandung di akhir babak pertama.

Kemenangan terakhir barudak Bandung terjadi 16 Juli lalu atas Kalteng Putra. Setelah itu dalam lima laga Liga 1 Indonesia sesudahnya, tak satu kali pun anak buah Robert Alberts ini berhasil meraih tiga poin. Secara berturut-turut mereka kalah dari Bali United (0-2), kalah menyesakkan dari Arema FC (5-1), dari Barito Putera (1-0) dan hanya bisa main draw 2-2 di kandang Persela Lamongan.

Jika kemenangan bisa dipertahankan sampai peluit panjang maka Ghozali Siregar dan kawan-kawan akan naik ke posisi kesembilan klasemen Liga 1 dengan poin 17, satu posisi di bawah Bhayangkara FC dan satu di atas PSM Makassar. Namun mereka dalam ancaman dilampaui oleh Juku Eja yang baru menjalani sembilan pertandingan. Bandingkan dengan 14 laga yang sudah dijalani anak-anak Robert Alberts.