
Gilabola.com – Madura United sempat bikin Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Senin malam (11/5/2026), terdiam. Baru empat menit laga berjalan, Jordy Wehrmann langsung menghukum kelengahan lini belakang Bhayangkara FC dan membawa tim tamu unggul lebih dulu 1-0.
Gol cepat itu lahir dari situasi yang tak ideal bagi tuan rumah. Dua pemain belakang Bhayangkara, Nehar Sadiki dan Putu Gede, terlihat gagal berkomunikasi saat mencoba menghalau bola. Benturan kecil di antara keduanya justru jadi petaka, Wehrmann yang lepas dari kawalan langsung melepaskan tembakan kaki kiri yang tak mampu dihentikan Awan Setho.
Tertinggal cepat, Bhayangkara FC langsung merespons. Mereka tancap gas lewat kombinasi Privat Mbarga, Moussa Sidibe, hingga Henri Doumbia yang silih berganti membongkar pertahanan Madura United. Beberapa peluang tercipta, tapi penyelesaian akhir masih belum tajam, bola sering melayang di atas mistar.
Peluang terbaik hadir di menit ke-21 saat Moussa Sidibe mencoba peruntungan lewat tembakan jarak jauh. Namun kiper Madura United, Dicky Indrayana, masih sigap menepis bola dan menjaga keunggulan tim tamu.
Madura United sendiri tidak banyak keluar dari tekanan. Mereka lebih banyak menunggu dan mengandalkan serangan balik cepat. Hingga babak pertama berakhir, Bhayangkara FC masih tertinggal 0-1.
Memasuki babak kedua, tempo permainan berubah. Bhayangkara makin agresif, terutama lewat sayap kanan dan kiri yang terus aktif dihuni Sidibe dan Mbarga. Namun justru di momen ini, Madura United sempat mengancam lewat Taufany Muslihuddin yang mendapatkan ruang tembak, meski Awan Setho masih sigap menutup peluang tersebut.
Tekanan Bhayangkara akhirnya membuahkan hasil di menit ke-62. Ryo Matsumura yang baru masuk langsung memberi dampak instan. Sundulannya menyambut umpan akurat Moussa Sidibe berhasil mengubah skor menjadi 1-1 dan membakar semangat tuan rumah.
Belum sempat Madura United bernapas, Bhayangkara FC langsung berbalik unggul. Empat menit berselang, giliran Henri Doumbia yang mencatatkan namanya di papan skor. Tandukannya memanfaatkan umpan terukur Sani Rizki membuat skor berubah menjadi 2-1.
Madura United coba bangkit, namun justru semakin kesulitan menembus pertahanan Bhayangkara yang mulai lebih disiplin. Di menit ke-88, laga benar-benar dikunci. Moussa Sidibe akhirnya menutup penampilan apiknya dengan gol ketiga yang memastikan kemenangan 3-1 untuk Bhayangkara FC.
Hingga peluit panjang dibunyikan, Madura United gagal mengejar ketertinggalan. Hasil ini membuat Bhayangkara FC naik ke peringkat ke-7 klasemen sementara, sementara Madura United masih berkutat di papan bawah, hanya satu strip di atas zona degradasi.
Ikuti Gilabola.com di Google News
