
Gilabola.com – Tiga pertandingan pekan keempat BRI Super League 2025 pada Minggu (31/8/2025) resmi ditunda akibat situasi keamanan yang memanas di sejumlah kota di Indonesia usai aksi unjuk rasa berujung ricuh.
Situasi Keamanan Jadi Alasan Penundaan
Ketegangan meningkat setelah insiden tragis di Jakarta pada Kamis (28/8/2025) malam, ketika seorang driver ojek online (ojol) meninggal dunia usai tertabrak kendaraan taktis (Rantis) Brimob. Peristiwa itu memicu rentetan unjuk rasa besar di berbagai kota, termasuk aksi yang menyasar sejumlah kantor polisi.
Dalam kondisi tersebut, pihak kepolisian tidak memberikan izin keamanan untuk menggelar beberapa laga pekan keempat BRI Super League.
Persita vs Semen Padang Ditunda
Salah satu laga yang terdampak adalah Persita Tangerang vs Semen Padang yang sedianya digelar di Indomilk Arena pada Minggu (31/8/2025) pukul 19.00 WIB.
Media Officer Persita, Robert, mengonfirmasi penundaan ini pada Sabtu (30/8/2025).
“Info terkini: Pertandingan Persita vs Semen Padang ditunda. Tidak mendapatkan izin dari kepolisian Banten,” ujarnya.
Robert menambahkan bahwa pihak klub kini masih menunggu surat resmi dari I League selaku operator kompetisi.
Laga PSM vs Persebaya Juga Batal
Sebelum kabar dari Tangerang, pertandingan PSM Makassar vs Persebaya Surabaya sudah lebih dulu diputuskan untuk ditunda. Sama seperti kasus Persita, faktor keamanan menjadi alasan utama pembatalan laga tersebut.
Persib vs Borneo FC Tak Luput dari Penundaan
Selain itu, duel besar antara Persib Bandung melawan Borneo FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) yang semula dijadwalkan pada Minggu (31/8/2025) pukul 19.00 WIB juga resmi ditunda.
Padahal, Borneo FC telah tiba di Bandung sejak Jumat (29/8/2025) untuk melakukan persiapan pertandingan. Namun, keputusan penundaan akhirnya diambil pihak penyelenggara dan aparat kepolisian.
Hal ini tertuang dalam surat I League bernomor 279/LI-COR/VIII/2025 tertanggal 30 Agustus 2025. Surat tersebut menyebut keputusan diambil atas permohonan kepolisian serta Persib terkait keamanan.
Pihak Persib menyatakan menghormati keputusan tersebut dan menegaskan bahwa keselamatan pemain, ofisial, serta Bobotoh adalah prioritas utama.