Aaron Ramsey Menangis Tinggalkan Arsenal, Gazidis Dihujat

Aaron Ramsey Menangis Tinggalkan Arsenal, Gazidis Dihujat

Gilabola.com – Aaron Ramsey menangis tinggalkan Arsenal, Ivan Gazidis yang jadi sasaran dihujat. Pemain klub Liga Inggris itu dari kecil menyintai The Gunners.

Momen Aaron Ramsey tak kuasa menahan tangis saat meninggalkan Arsenal membuat fans dan banyak pihak marah. Legenda klub Ian Wight bahkan ikut menuding jika mantan ketua eksekutif Ivan Gazidis membiarkan Ramsey pergi tanpa apa-apa.

Mayoritas fans ikut sedih melihat sang pemain melakukan perpisahan di laga imbang skor 1-1 lawan Brighton. Fans semakin sedih dan kesal mengingat Ramsey pergi dengan status bebas transfer. Wright murka meliha Ramsey dibiarkan ke Juventus.

“Sejujurnya Ramsey itu adalah orang yang tidak pernah melakukan hal selain memberikan yang terbaik kepada kita semua,” ujar Wright melalui kanal Youtube. “Dia selalu berusaha bermain dengan cara yang ia tahu, dan saya terharu lihat dirinya dihargai banyak orang atas fakta dia sudah lama memberikan apa saja untuk klub.”

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

“Kalian bisa melihat betapa emosionalnya dia dan betapa mengenanya di hati saat dia pergi. Saya tidak akan berbohong. Saya sedih melihatnya pergi. Saya pikir ini adalah bisnis yang buruk oleh klub, karena membiarkan dirinya pergi. Coba saja apakah kalian bisa mendapatkan orang sebaik dia.”

Aaron Ramsey akan sulit melupakan kenangan di Arsenal

“Saya akan menyalahkan Ivan Gazidis! Selamat jalan Ramsey, dia telah mengabdi dengan sangat baik kepada klub ini,” pungkas Wright.

Ramsey sendiri tidak bisa menutupi kekecewaan dibiarkan pergi dari kubu Meriam London yang selama ini ia cintai. “Ini benar-benar berat untuk saya hadapi. Saya sudah ada di klub ini sejak masa kanak-kanak dan saya sekarang harus pergi,” ujar sang pemain dengan perasaan hancur.

“Benar-benar perjalanan yang luar biasa di dalam dan luar lapangan. Begitu banyak hal terjadi dalam sebelas tahun. Saya datang sebagai bocah dan kini saya pergi sebagai pria dewasa, menikah, ayah dari tiga anak. Saya pergi dengan penuh kebanggaan dan kenangan indah yang akan jadi harta berharga saya.”

“Ini akan menjadi pekan yang emosional, laga terakhir saya di kandang. Saya ingin terus melihat kalian semua dan dari hati paling dalam saya haturkan terima kasih banyak,” pungkasnya.