Site icon Gilabola.com

Alasan Kenapa Anak David Beckham Malah Pilih Dukung Klub Rival Manchester United

Romeo James Beckham,Cruz Beckham,Brooklyn Beckham dan David Beckham berfoto bersama

Gilabola.com – Idealnya atau umumnya, anak seorang legenda sepak bola akan ikut mengidolakan klub di mana ayah mereka bermain, tapi itu tidak berlaku untuk Romeo Beckham, yang justru mendukung klub rival Manchester United.

Tentu saja, nama David Beckham senantiasa identik dengan Manchester United, dengan dia adalah salah satu dari anggota class of 92 yang bersejarah dan menjadi salah satu generasi akademi terbaik dalam sejarah sepak bola.

Selama karirnya, Beckham menghabiskan 10 tahun karirnya di tim utama The Red Devils sejak dia dipromosikan ke skuad utama pada 1993 sebelum pindah ke Real Madrid pada 2003.

Statistik David Beckham di Manchester United

Nah, sementara Beckham adalah sosok legenda hidup bagi Manchester United, sang anak, yaitu Romeo Beckham, justru malah tumbuh sebagai fans Arsenal, keputusan yang terbentuk sejak dini.

Berbeda dengan Brooklyn, Romeo memiliki hubungan yang baik dengan ayahnya. Meski begitu, dia tidak sejalan dengan sang ayah soal klub favorit dan punya pilihan sendiri yang berangkat dari pengalamannya di London Utara.

David Beckham menceritakan, jadi, perubahan preferensi klub favorit itu berawal dari kunjungan singkat ke Arsenal saat Romeo masih muda. Saat itu, Romeo minta nonton laga akhir pekan di London.

Beckham kemudian memilih laga kandang Arsenal sebagai pilihan karena faktor kemudahan dan suasana yang dianggap aman. Jadilah mereka menonton di sana, tanpa tahu bahwa ini akan membawa dampak yang mungkin akan disesali David.

Saat tiba di Emirates, Romeo langsung mendapatkan pengalaman istimewa sebagai seorang anak dari David Beckham. Dia dapat akses ke area eksklusif, tempat duduk terbaik, dan jamuan sebelum pertandingan yang memberi kesan mendalam.

Nah momen paling krusial terjadi saat Arsene Wenger, yang merupakan pelatih The Gunners kala itu, secara langsung menghampiri Romeo, memperkenalkan diri, dan mengajak berkeliling.

Romeo bahkan diajak masuk ke ruang ganti, bertemu dengan para pemain, menerima jersey bertanda tangan, hingga berjalan di atas lapangan. Wenger lalu mengantar Romeo kembali dan memberinya syal Arsenal sebagai kenang-kenangan.

Ternyata, perhatian itu begitu mengena di hati Romeo karena merasa sangat diperhatikan secara personal. Beckham pun mengakui bahwa sejak saat itu, sudah mustahil baginya untuk mengubah klub pilihan putranya.

Opini Gilabola

Ada banyak hal positif di sini. Pertama, bagaimana sebuah perlakuan yang baik bisa memberi dampak yang sangat besar bagi seseorang yang tersentuh hatinya. Kedua, apresasi untuk David Beckham yang tetap berbesar hati membiarkan putranya menentukan pilihan hidupnya sendiri, meski itu berarti harus mengecewakan Manchester United.

Exit mobile version