Site icon Gilabola.com

Alasan Mengapa Manchester United Harus Kontrak James Maddison dari Leicester City

Alasan Mengapa Manchester United Harus Kontrak James Maddison dari Leicester City

Gila Bola – Pembicaraan untuk penjualan Manchester United terus berlangsung dengan Sheikh Jassim Bin Hamad Al Thani dan Sir Jim Ratcliffe telah mengambil langkah lebih lanjut untuk mengakuisisi klub dari keluarga Glazer.

Bagaimanapun, take over klub diharapkan bisa selesai dengan segera karena manajer Erik ten Hag akan berharap untuk bisa mendapatkan kepastian dan dukungan untuk melanjutkan pembangunan skuadnya di musim panas mendatang.

Manchester United hanya mampu mengontrak Jack Butland, Marcel Sabitzer, dan Wout Weghorst dengan status pinjaman pada jendela transfer Januari karena masalah penjualan klub.

Di musim panas, mereka telah dikaitkan dengan potensi transfer besar, dan sementara Harry Kane atau Victor Osimhen dan Jude Bellingham atau Frenkie de Jong banyak dihubungkan dengan kepindahan ke Old Trafford, tapi kami memilih satu nama yang seharusnya tidak luput dari perhatian Manchester United, yaitu James Maddison.

Bukan Rumor Baru

Sebenarnya mengaitkan Manchester United dengan James Maddison bukanlah hal baru karena gelandang Inggris itu sudah pernah diminati klub sejak mereka masih di bawah asuhan Ole Gunnar Solskjaer.

Sayangnya karena masalah harga dan keengganan Leicester City untuk menjual, The Red Devils akhirnya memutuskan untuk membeli Bruno Fernandes dari Sporting CP, pembelian yang tidak akan mereka sesali.

Playmaker Portugal itu bisa dibilang sebagai salah satu pembelian tersukses Manchester United sejak era Alex Ferguson dengan dia sekarang bahkan menjabat sebagai kapten klub di bawah asuhan Erik ten Hag karena Harry Maguire banyak dicadangkan.

Kelelahan Bruno Fernandes

Bruno Fernandes pernah mengatakan bahwa dia semasa kecil terbiasa bermain berjam-jam hampir setiap hari saat dia ditanya tentang kebugarannya untuk terus bermain setiap tiga hari untuk Manchester United.

Playmaker berusia 28 tahun itu mungkin bisa dibilang sebagai pemain paling lelah di skuad The Red Devils karena dia hampir selalu dimainkan manajer Erik ten Hag dan perannya tidak tergantikan.

Bahkan Bruno Fernandes adalah pemain dengan menit bermain terbanyak (3.751), mengalahkan penjaga gawang David de Gea (3.690) dan selain Marcus Rashford (3.208), tidak ada lagi pemain Manchester United yang mencatatkan lebih dari tiga ribu menit bermain.

Masalah adalah Erik ten Hag memang tidak bisa menggantikannya karena Setan Merah tidak punya pemain yang bisa menggantikan peran playmaker Portugal dan ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi klub di musim depan.

James Maddison

Manchester united sebenarnya punya Donny van de Beek, tapi dia sudah gagal di Old Trafford dan mungkin sebaiknya pergi untuk menghidupkan kembali karirnya yang hancur sejak meninggalkan Ajax Amsterdam.

Satu nama, selain striker dan gelandang sentral yang menjadi proritas mereka, seharusnya klub juga mengejar gelandang serang James Maddison karena beberapa alasan, pertama, dia bisa mengurangi beban kerja Bruno Fernandes.

Kedua, gelandang Inggris itu juga pemain yang serbaguna karena selain berperan dalam peran No.10, dia juga bisa dimainkan sebagai gelandang kiri dan gelandang kanan, dan bahkan juga memainkan gelandang sentral di Leicester City.

Ketiga, kualitasnya jelas tidak diragukan dan merupakan salah satu pemain Inggris paling kreatis dan keempat, kontraknya di King Power akan berakhir pada 30 Juni 2024 mendatang jadi dia bisa tersedia dengan harga murah.

James Maddison juga punya karakter yang bagus sebagai pemain, dan sementara Newcastle United telah banyak dikaitkan dengan jasanya, Manchester United seharusnya menghidupkan minat mereka pada gelandang berusia 26 tahun tersebut.

Exit mobile version