Ferguson Tanggapi Kasus Anak Durhaka Philippe Coutinho di Liverpool

Gilabola.com – Philippe Coutinho dibesarkan namanya oleh Liverpool dan saat terkenal ia menjadi anak durhaka dengan minta pindah ke Barcelona meski ditolak oleh manajemen The Reds, dan kini Sir Alex Ferguson menyampaikan pendapatnya.

Dalam pandangan pelatih legendaris Manchester United itu, manajemen Liverpool perlu bersikap lebih keras dan menggunakan tangan besi dalam kasus Philippe Coutinho. Selain itu jendela transfer di Liga Inggris juga perlu ditutup lebih cepat.

Sir Alex Ferguson, yang telah mengalami segalanya selama 39 tahun berkarir sebagai pelatih sepak bola, dimintai pendapatnya tentang transfer Coutinho ke Barcelona saat ia berada di UEFA Elite Coaches Forum di Nyon, Swiss pada tahun 2018.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Waktu itu Barcelona tiga kali mengajukan penawaran dengan nilai cukup besar dan tiga kali pula Liverpool mengumumkan bahwa sang striker Brasil tidak akan pergi. Tetapi Coutinho bertindak bak anak durhaka dengan bersikukuh ingin transfer ke Barcelona dan ia menyerahkan sebuah permintaan melalui email, guna memaksakan langkah transfer sebesar Rp 2,6 Trilyun ke Camp Nou pada tanggal 6 Januari 2018.

Ferguson mengatakan: “Saya pikir manajemen [Liverpool] yang kuat sangat penting dalam situasi semacam ini. Bagian dari pekerjaan Anda sebagai pelatih adalah juga mendidik karakter para pemain Anda sehingga mereka memiliki tanggung jawab atas apa yang mereka lakukan.”

“Jelas, dalam beberapa kasus, [situasi semacam] itu sedikit berubah. Ini mengecewakan karena saya yakin bahwa, dalam kasus Liverpool, mereka melakukan pekerjaan yang sangat baik dalam menjadikan Coutinho sebagai pemain seperti sekarang ini.”

“Jadi, ini agak mengecewakan tetapi Anda harus menghadapinya dan jendela transfer tidak membantu dalam situasi itu,” tambah Ferguson yang membimbing Manchester United memenangkan Liga Inggris sebanyak 13 kali dan mengangkat trofi Liga Champions dua kali.

“Jika bursa transfer ditutup pada bulan Juli, Coutinho akan terus bermain untuk Liverpool dan masalah seperti ini akan selesai [karena pada dua musim itu Liverpool melaju ke final Liga Champions, gelar yang dicari Coutinho]. Rekomendasi kami adalah untuk menutup jendela transfer sebelum musim baru dimulai, jadi semua orang tahu pemain mana yang mereka miliki dan tidak dikejutkan dengan apa yang akan terjadi.”

Kini nasib Coutinho malah terombang-ambing, dengan Bayern Munchen enggan membuatnya permanen dan ia tidak masuk rencana permainan Barcelona untuk musim yang baru.

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO