Alex Ferguson Bersyukur Sudah Pensiun, Tidak Harus Hadapi Tim Fenomenal Liverpool

Gilabola.com – Setelah empat tahun, Jurgen Klopp akhirnya mengantarkan kejayaan besar bagi Liverpool, memenangkan Liga Champions pada 2019 sebelum mengakhiri penantian gelar Liga Inggris untuk pertama dalam 30 tahun usai menjuarai Premier League musim 2019/2020.

Dahsyatnya skuad Liverpool yang dibangun Jurgen Klopp saat ini sampai membuat manajer legendaris Manchester United Alex Ferguson bersyukur dirinya sudah pensiun karena tidak harus menghadapi tim fenomenal raksasa Merseyside tersebut.

Alex Ferguson adalah sosok yang berperan besar dalam menggulingkan status Liverpool sebagai penguasa liga, menyalip torehan 19 trofi liga The Reds dengan memenangkan 13 trofi Premier League selama waktunya di Old Trafford, total mengoleksi 20 trofi Liga Inggris.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
TOTOBET
TOTOBET

Sayangnya The Red Devils belum pernah memenangkan gelar sejak bos asal Skotlandia itu pensiun pada 2013, sementara Liverpool mengakhiri penantian tiga dekade untuk dinobatkan sebagai juara Inggris musim lalu dengan finish di puncak klasemen dengan sejumlah rekor mentereng, termasuk keunggulan 33 poin dari United di urutan ketiga.

Skuad asuhan Jurgen Klopp saat ini juga penuh talenta luar biasa, dengan para pemain seperti Alisson, Trent Alexander-Arnold, Virgil van Dijk, Andrew Robertson, Sadio Mane, hingga Mohamed Salah banyak disebut-sebut sebagai pemain terbaik di posisi mereka.

Channel Gilabola di Youtube

Pencapaian bos Jerman dalam membangun skuad Liverpool yang berantakan sejak era Premier League membuat Alex Ferguson sangat mengagumi hasil kerja mantan bos Borussia Dortmund itu, dan secara bercanda mengatakan dirinya beruntung tak harus menghadapi tim fenomenal The Reds ini karena dirinya sudah pensiun.

“Saya selalu menganggap derby Manchester United dan Liverpool sebagai pertandingan terbaik musim ini,” kata Alex Ferguson. “Sederhananya, mereka adalah dua tim paling sukses di Inggris jika Anda menjumlahkan semua trofi yang mereka menangkan bersama.”

“Pada periode tahun 70-an dan 80-an, Liverpool sangat fenomenal. Untuk menghentikan dominasi mereka, saya harus mengambil jalan yang selalu sulit, itu berarti saya harus menunggu dalam hal membangun tim. Akhirnya, hasilnya luar biasa bagi kami.”

“Sekarang saya sudah pensiun, dan syukurlah saya sekarang sudah pensiun ketika saya melihat performa Liverpool selama dua musim terakhir – mereka sangat fenomenal. Saya sangat menghormati Liverpool, saya selalu begitu.”

AHABET
AHABET