Site icon Gilabola.com

Alexander Isak Kebanyakan Makan Gaji Buta di Liverpool, Newcastle Tertawa Paling Akhir

Alexander Isak pemain Liverpool

Gilabola.com – Pendukung Liverpool meluapkan kekecewaan mereka terhadap Alexander Isak setelah sang pemain absen saat timnya kalah 2-3 dari rival sengit Manchester United.

Sebelum pertandingan dimulai, beredar kabar bahwa penyerang asal Swedia itu mengalami masalah pada pangkal paha. Hal tersebut kemudian terbukti setelah daftar susunan pemain diumumkan, di mana ia tidak masuk skuad pada hari pertandingan.

Pelatih Arne Slot mencoba meredam kekhawatiran terkait kondisi terbaru Isak. Ia mengatakan kepada media bahwa situasi tersebut harus diterima, meski tetap disayangkan karena sang pemain mengalami cedera ringan. Menurutnya, pertandingan ini datang terlalu cepat bagi Isak untuk kembali bermain. Cedera yang dialami memang tidak besar, tetapi cukup untuk membuatnya tidak siap tampil.

Masalah Cedera Alexander Isak

Selama tiga musim membela Newcastle United, Isak tercatat mengalami lima cedera otot. Para pendukung The Magpies sempat memperingatkan soal kondisi fisiknya ketika proses transfer menemui jalan buntu pada musim panas lalu.

Sejak bergabung dengan The Reds, ia terus menghadapi kendala kebugaran. Pada bulan Desember, ia bahkan mengalami patah kaki. Setelah kembali dan mencetak gol pertamanya pekan lalu, Isak kembali mengalami masalah di bagian pangkal paha.

Kritik dari Pendukung

Setelah kabar absennya Isak tersebar, media sosial langsung dipenuhi kritik dari fans. Salah satu pendukung menyebut perekrutan sang pemain sebagai kegagalan total, dengan catatan tiga gol dari 16 pertandingan sebelum cedera dan kemudian kesulitan menjaga kondisi fisik.

Pendapat lain yang cukup menonjol bahkan mengusulkan agar klub menjual Isak pada musim panas mendatang dengan nilai sekitar Rp1,6 triliun, meski harus menanggung kerugian sekitar Rp900 miliar.

Pendukung tersebut menilai bahwa tim tidak bisa bergantung pada kebugaran Isak untuk musim depan. Ia juga menyebut gagasan bahwa Isak dapat menggantikan produktivitas gol Mohamed Salah sebagai sesuatu yang tidak realistis. Dalam sembilan tahun, Salah hanya absen dalam 16 pertandingan, sementara Isak sudah melewatkan jumlah dua kali lipat hanya dalam satu musim.

Ia juga menambahkan bahwa dibutuhkan keberanian besar dari manajemen untuk mengakui kesalahan transfer dan melepas pemain tersebut, meskipun kemungkinan itu dinilai kecil terjadi. Selain itu, ia menyoroti bahwa Isak hanya tersedia sekitar 50 persen dari pertandingan liga dalam empat musim terakhir, serta mempertanyakan seberapa sering ia benar-benar berada dalam kondisi bugar penuh.

Exit mobile version