Alvaro Morata Bisa Ikuti Jejak 12 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Chelsea

Chelsea sekali lagi harus melihat mantan pemainnya menyeberang ke Arsenal. Kali ini, Alvaro Morata. Ia akan menjadi pemain ke-13 yang melakukannya jika pindah ke Emirates musim panas ini.

Gila Bola – Morata santer diberitakan akan kembali ke Liga Premier musim panas ini, dan gabung ke Arsenal dengan ongkos 25 Juta Poundsterling.

Masa peminjaman pemain 29 tahun itu di Juventus akan segera berakhir, dan ia akan kembali ke klub induk, Atletico Madrid, musim panas ini.

Mantan bintang Chelsea itu mencetak 32 gol untuk Si Nyonya Tua di periode keduanya di Turin. Bianconeri pun ingin permanenkan statusnya, tapi menolak untuk bayarkan 30 Juta Pounds yang akan memicu opsinya mempertahankan pemain internasional Spanyol itu.

Advertisement
KaikoSlot
KaikoSlot
TOTOBET
TOTOBET
GITARTOGEL
GITARTOGEL

Namun, dengan Mikel Arteta yang akan kehilangan Alexandre Lacazette di musim panas ini, the Gunners ingin menambahkan amunisi di lini serang mereka setelah kehilangan peluang kembali ke Liga Champions musim depan.

Namun, Arteta akan hadapi kompetisi yang berat untuk dapatkan tanda tangan Morata, karena Newcastle pun  mengejarnya. Calciomercato melaporkan, the Magpies telah bertanya-tanya soal Morata.

Di era Liga Premier ini, Chelsea sekali lagi akan melihat mantan penggawanya bergabung ke klub rival yang sama-sama bermukim di London itu.

Sebelumnya sudah ada 12 pemain yang saling berpindah tempat di antara kedua klub tersebut, berikut daftarnya seperti dilansir TBR Football:

David Rocastle
Gelandang Inggris ini memulai karirnya bersama the Gunners pada tahun 1985 dan habiskan karirnya selama tujuh musim di Highbury, di mana ia ikut memenangkan dua trofi First Division, datu Piala Liga dan satu Community Shield.

Rocastle kemudian pindah ke London Barat pada tahun 1994, dan bermain di sana selaam empat tahun. Sayangnya, ketika itu dia kerap dibekap cedera, bahkan pertandingan terakhir gelandang tersebut bersama The Blues terjadi pada bulan Oktober 1995, sebelum tinggalkan klub itu secara permanen pada tahun 1998.

Lassana Diarra
Gelandang Prancis ini bermain di Chelsea selama dua musim, mulai dari tahun 2005 hingga 2007. Dalam kurun waktu tersebut, Diarra ikut memenangkan Piala FA dan satu gelar Piala Liga.

Namun, setelah tampil dalam 31 pertandingan di bawah asuhan Jose Mourinho di Stamford Bridge, Diarra pindah ke Arsenal pada bulan 2007 di mana ia menghabiskan satu musim dan tampil dalam 12 laga, sebelum pindah ke Portsmouth.

Emmanuel Petit
Pemenang Piala DUnia dan Kejuaraan Eropa ini datang ke Arsenal dari Monaco pada tahun 1997 dan menghabiskan tiga tahun karirnya di bawah asuhan Arsene Wenger. Ia ikut mempersembahkan trofi Liga Premier, Piala FA dan dua Community Shields untuk The Gunners.

Setelah satu musim di Barcelona, Petit kembali ke Liga Premier dan membela Chelsea selama tiga musim. Namun, ia sama sekali tak berhasil memenangkan satupun trofi untuk the Blues.

Yossi Benayoun
Pemain Israel ini gabung Chelsea dari Liverpool pada tahun 2010, dan gelandang serang itu tetap di klub itu sampai tahun 2013.

Selama tiga tahun di Stamford Bridge, Benayoun kemudian melewatkan musim 2011/12 sebagai pinjaman di Emirates Stadium. Di Chelsea, Benayoun memenangkan satu gelar Liga Europa, tapi dia tak pernah menerima medali selama musimnya bersama the Gunners.

Willian
Bintang Brasil ini sebenarnya cukup mendapat tempat di Stamford Bridge. Namun secara mengejutkan ia pindah ke klub rival, Arsenal, pada tahun 2020.

Chelsea mendatangkannya dari klub Rusia, Anzhi Makhachkala, pada bulan Agustus 2013, dan Willian menghabiskan karirnya selama tujuh tahun di klub London Barat itu di mana ia ikut memenangkan dua gelar Liga Premier, satu Piala FA, satu Piala Liga dan gelar juara Liga Europa.

Setelah mencetak 63 gol dan 62 assist dalam 339 laga yang dimainkannya untuk The Blues, Willian pindah ke Arsenal. Sayangnya, karirnya meredup di Emirates dan hanya satu musim saja membela the Gunners, di mana ia hanya mencetak sebiji gol, sebelum akhirnya kembali ke Brasil.

Nicolas Anelka
Pemain asal Prancis ini membela Arsenal selama dua musim, sejak tahun 1997 hingga 1999 di mana dia memenangkan satu gelar juara Liga Premier, satu Piala FA dan satu trofi Community Shield, sebelum pindah ke Real Madrid.

Pada bulan Januari 2008 – setelah menghabiskan karir selama 18 bulan di Bolton Wanderers, Anelka pindah Stamford Bridge dan bermain untuk Chelsea selama empat musim.

Bersama the Blues, dia memenangkan satu gelar juara Liga Premier, dua Piala FA dan satu gelar Community Shield. Namun, Anelka gagal mengeksekusi penalti penting di pertandingan Liga Champions tahun 2008 yang berujung kekalahan The Blues dari Manchester United.

David Luiz
Bek tengah asal Brasil ini membela The Blues di dua periode berbeda, menyusul kedatangannya dari Benfica dan PSG. Luiz ikut membawa The Pensioners memenangkan satu gelar juara Liga Premier, satu trofi Liga Champions, dua Piala FA dan dua gelar juara Liga Europa.

Luiz kemudian bergabung dengan Arsenal pada tahun 2019 dan habiskan karirnya selama dua musim di London Utara, di mana ia memenangkan satu trofi Piala FA dan satu gelar juara Community Shield. Bek berusia 35 tahun ini sekarang sudah kembali ke Brasil, dan membela Flamengo.

William Gallas
Bek asal Prancis ini tercatat pernah bermain untuk Chelsea, Arsenal dan Tottenham – sehingga dia jelas-jelas merasa tak terganggu – bahkan tak peduli, dengan sambutan yang didapatnya dari suporter bekas klubnya.

Gallas bermain untuk Chelsea dari tahun 2001 hingga 2006, lalu pindah ke Arsenal di mana ia sudah melewatkan empat musim, dari tahun 2006 hingga 2010.

Bek serba bisa ini memenangkan dua gelar Liga Premier, satu Piala Liga dan Community Shield untuk The Blues, tapi tak berhasil memenangkan gelar apapun bersama the Gunners.

Olivier Giroud
Giroud telah jalani karirnya selama enam musim di Emirates sejak ia datang dari Montpellier di musim panas tahun 2012. Dalam 253 pertandingan yang dilakoninya untuk the Gunners, Giroud berhasil mencetak 105 gol dan 41 assist.

Penyerang berusia 35 tahun – yang tinggal selangkah lagi samai rekor Thierry Henry sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa bagi Timnas Prancis, itu pindah ke Chelsea pada tahun 2018 dan jalani karir selama tiga tahun di Stamford Bridge.

Giroud telah memenangkan tiga trofi Piala FA dan tiga gelar juara Community Shields bersama Arsenal, sedangkan bersama The Blues, dia memenangkan satu Piala FA, satu trofi Liga Europa dan satu gelar juara Liga Champions.

Giroud membantu AC Milan memenangkan Scudetto pertama mereka di musim 2021/22 – yang pertama dalam 11 tahun terakhir, setelah gabung Rossoneri musim panas lalu.

Cesc Fabregas
Gelandang Spanyol ini memulai karir profesionalnya di Arsenal pada tahun 2003, dan membela panji The Gunners selama delapan tahun di mana ia mempersembahkan satu gelar Community Shield dan satu trofi Piala FA.

Jebolan akademi La Masia itu kemudian kembali ke Barcelona dan jalani karirnya selama tiga tahun di Camp Nou, sebelumnya akhirnya diboyong Jose Mourinho kembali ke Inggris dan bermain untuk Chelsea yang tengah ditukangi pelatih asal Portugal tersebut saat itu.

Ia kemudian menghabiskan karirnya selama lima musim di Stamford Bridge, di mana ia memenangkan dua gelar juara Liga Premier, satu Piala FA dan satu Piala Liga.

Di usia 35 tahun, Fabregas saat ini tengah mencari klub baru setelah kontraknya di AS Monaco kadaluarsa.

Petr Cech
Ia menjadi salah satu kiper terhebat sepanjang masa di Liga Premier saat membela Chelsea pada tahun 2004 hingga 2015, sejak kedatangannya dari klub Prancis, Rennes.

Pemain asal Republik Ceko itu tampil dalam 494 pertandingan yang dilakoni the Blues dan ikut memenangkan empat gelar Liga Premier, empat Piala FA, tiga Piala Liga, dua gelar Community Shield, satu trofi Liga Champions dan satu gelar Liga Europa.

Cech secara mengejutkan pindah ke Arsenal pada tahun 2015 dan habiskan karirnya selama empat tahun terakhir sebelum pensiun dari dunia sepak bola, di mana ia mempersembahkan dua trofi Community Shields dan satu gelar juara Piala FA.

Cech kini telah berusia 40 tahun dan kembali ke Stamford Bridge sebagai penasehat teknis klub yang telah membesarkan namanya tersebut.

Ashley Cole
Kepindahan Cole dari Arsenal ke Chelsea hanya menambah panas persaingan yang terus tumbuh subur antara kedua klub asal kota London tersebut. Ini diperparah dengan dinginnya hubungan kedua pelatih – Jose Mourinho dan Arsene Wenger, yang bahkan pernah berseteru di pinggir lapangan.

Bek kiri asal Inggris itu memulai karir profesionalnya di Arsenal pada tahun 1999 dan tetap membela the Gunners hingga tahun 2006, setelah ia membela Chelsea selama delapan musim.

Di Arsenal, Cole ikut memenangkan dua trofi Community Shield, tiga Piala FA dan dua gelar juara Liga Premier. Sedangkan bersama Chelsea, Cole mempersembahkan satu gelar Liga Premier, empat Piala FA, satu Piala Liga, satu gelar Community Shield, satu trofi Liga Europa dan satu gelar juara Liga Champions.

https://tbrfootball.com/players-who-played-for-both-arsenal-and-chelsea-in-the-premier-league-era-amid-alvaro-morata-links/

AHABET
INDOTOGEL
AHABET
INDOTOGEL
BANDARTOGEL77
TEXASPOKERCC
JAYAPOKER
HKINDO

Gilabola.com menyajikan informasi terkini dengan gaya bahasa ringan yang mudah dipahami dan update terbaru dari kompetisi Eropa dan internasional. Kunjungi juga channel Youtube resmi kami di @gilabolanews dan @gilabolastory

SebelumnyaPrediksi Gibraltar vs Bulgaria, Peluang Terbaik The Lions Raih Tripoin Perdana di Fase Grup
SelanjutnyaPrediksi Makedonia Utara vs Georgia, Ketajaman Serangan Crusaders Harus Diwaspadai