Ancelotti Beberkan Perkembangan Cedera Pemain Kunci

Gila Bola – Pelatih Everton, Carlo Ancelotti menyatakan Allan baru bisa memperkuat tim utama lagi 10 sampai 15 hari kedepan.

Diketahui, pemain asal Brasil tersebut masih mengalami cedera hamstring yang ia dapat di laga melawan Leicester City dan tidak bisa membela klub berjuluk The Toffees di beberapa pertandingan Liga Inggris.

Kendati demikian, Carlo Ancelotti memberikan kepercayaan kepada pemain lain untuk menggantikan posisinya di lini tengah Everton dan penggantinya pun mampu bermain cukup baik. Terbukti, kini mereka masih berada di tujuh besar klasemen Liga Inggris.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
K9Win
K9Win

Namun, pelatih asal Italia yang pernah menangani klub seperti AC Milan hingga Chelsea  itu memastikan bahwa salah satu pemain kuncinya tersebut dalam beberapa pekan kedepan ini akan segera kembali ke tim utama.

Berbicara kepada awak media, Carlo Ancelotti mengatakan pemain anyar yang baru didatangkan dari Napoli di musim panas 2020 akan segera kembali lagi dalam waktu dua minggu lagi.

Sementara itu, di dua pertandingan Liga Inggris masing-masing melawan Wolves dan Aston Villa ia dipastikan belum bisa bermain. Sedangkan ia juga akan melawatkan laga lainnya di ajang Piala FA kontra Sheffield Wednesday.

Perlu diketahui, tampil di bawah arahan Ancelotti sang pemain bermain dalam 12 pertandingan di liga dan menariknya, Allan selalu bermain sebagai starter baik di laga tanda serta tandang. Bahkan, lewat kontribusinya di lini tengah ia sempat membawa Everton menembus empat besar Liga Inggris.

Andai sudah benar-benar pulih dari cedera hamstring bukan tidak mungkin Allan bisa membantu rival Liverpool tersebut bersaing di paruh kedua musim ini untuk mmenyelesaikan kompetisi liga domestik di papan atas. Kini, tim asuhan Ancelotti memiliki poin yang sama dengan Southampton dan Manchester City.

Sedangkan ketika dimainkan Carlo Ancelotti pemain bola berusia 30 tahun itu tampil menonjol di lini tengah klub asal Merseyside. Mampukah Allan membantu klubnya barunya tersebut finis di papan atas musim 2020/21. Sebab, persaingan di paruh kedua musim sepertinya semakin ketat.