Andoni Iraola Tinggalkan Bournemouth Akhir Musim, Klub Top Eropa Mulai Berebut Tanda Tangan

Gilabola.com – Kabar mengejutkan datang dari AFC Bournemouth. Andoni Iraola dipastikan bakal meletakkan jabatannya sebagai pelatih kepala begitu musim ini berakhir. Perpisahan ini memicu manajemen klub untuk bergerak cepat demi mencari sosok pengganti yang tepat untuk menahkodai tim musim depan.

Saat ini, sudah ada dua nama besar yang mencuat ke permukaan sebagai kandidat kuat. Nama pertama adalah Marco Rose, mantan pelatih Borussia Dortmund yang punya reputasi mentereng di Jerman. Rose sendiri sebenarnya bukan nama baru di bursa pelatih Liga Inggris, karena ia sempat dikaitkan dengan Tottenham Hotspur setelah berstatus tanpa klub sejak meninggalkan RB Leipzig pada Maret 2025.

Selain Rose, nama pelatih Ipswich Town, Kieran McKenna, juga masuk dalam radar pantauan. Namun, jalan untuk mendatangkan McKenna diprediksi lebih berliku karena klub harus menyiapkan dana besar guna menebus klausul pelepasan serta memenuhi tuntutan gajinya. Pihak The Cherries sendiri kabarnya ingin urusan pelatih baru ini rampung dalam waktu dekat agar persiapan tim tidak terganggu.

Jejak Manis Iraola di Pesisir Selatan

Iraola pertama kali menginjakkan kaki di Bournemouth pada musim panas 2023 untuk menggantikan Gary O’Neil. Pada musim debutnya, pelatih asal Spanyol ini langsung menunjukkan taringnya dengan membawa tim finis di urutan ke 12.

Grafis performa tim terus menanjak di musim berikutnya. Iraola sukses menyamai rekor terbaik sepanjang sejarah klub di Premier League dengan mengunci posisi kesembilan. Namun, prestasi gemilang ini pula yang membuat namanya mulai dilirik klub-klub raksasa. Rumor kepindahannya ke Manchester United sempat berhembus kencang, menyusul penolakan yang pernah ia berikan kepada Tottenham musim lalu.

Perpisahan yang Terencana

Keputusan untuk hengkang ternyata bukan diambil secara mendadak. Iraola sudah menyampaikan niatnya kepada manajemen saat jeda internasional kemarin melalui diskusi yang matang.

Meski kontraknya habis musim panas ini, klub sebenarnya sudah berupaya keras membujuknya bertahan selama hampir 15 bulan masa negosiasi. Sayangnya, perpisahan tetap menjadi jalan yang dipilih, walau kedua pihak menegaskan hubungan mereka tetap berjalan sangat baik.

Saat ini, tugas terakhir Iraola adalah mencoba mencetak sejarah baru. Bournemouth masih punya peluang untuk lolos ke kompetisi Eropa untuk pertama kalinya. Dengan sisa enam pertandingan, mereka hanya tertinggal dua poin dari posisi tujuh besar. Laga perpisahan Iraola dijadwalkan akan berlangsung pada 24 Mei mendatang saat melawan Nottingham Forest.

Teka-Teki Klub Tujuan Berikutnya

Pertanyaan besarnya sekarang adalah ke mana Iraola akan melangkah? Banyak spekulasi bermunculan. Selain Manchester United, namanya juga dikaitkan dengan Liverpool. Ada juga peluang besar baginya untuk pulang ke Spanyol demi melatih Athletic Bilbao, klub yang ia bela selama 15 tahun saat masih menjadi pemain.

Beberapa pengamat menilai bahwa kembali ke Spanyol adalah opsi yang paling masuk akal karena faktor ikatan emosional. Namun, peluang ke Liverpool juga tidak tertutup rapat, mengingat direktur olahraga mereka adalah orang yang sama yang dulu memboyong Iraola ke Bournemouth. Satu yang pasti, siapa pun yang mendapatkan jasanya akan memiliki pelatih yang sudah terbukti mampu menyulap tim papan tengah menjadi kekuatan yang disegani.