Anjing Sumber Sukses Chelsea, Bukan Kejeniusan Frank Lampard

Anjing Sumber Sukses Chelsea, Bukan Kejeniusan Frank Lampard

Ternyata anjing yang jadi sumber sukses Chelsea sejauh ini, bukan kejeniusan legenda klub Frank Lampard yang jadi pelatih The Blues.

Eits, bukan kami yang ngomong anjing sumber sukses Chelsea tapi Lampard sendiri saat diwawancara The Sun kemarin. Klub yang diasuh Lampard, The Blues, berhasil mencuri hari para pendukungnya setelah menduduki urutan keempat klasemen Liga Inggris dengan 23 poin, hasil tujuh kali menang, dua draw dan dua kekalahan dari 11 laga.

Begitu pun di ajang Liga Champions skuad Lampard membuat kesan setelah bangkit dari ketertinggalan 1-3 dan 2-4 melawan Ajax untuk menyamakan skor 4-4 pada laga terkininya di Grup H. Di kompetisi Eropa itu Chelsea masih menjaga harapan lolos ke babak 16 besar dengan poin tujuh dari empat pertandingan, sama banyaknya dengan Ajax Amsterdam dan Valencia.

Kepada harian The Sun, mantan gelandang serang klub London itu secara tidak langsung hendak mengatakan bahwa takhayul rutinitas dirinya di luar lapangan-lah, bukan taktik atau hal-hal manajerial lainnya, yang membantu para pemainnya tetap unggul.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Dia berkata: “Jika saya tidak melakukannya (membawa anjing saya berjalan-jalan), maka saya bisa merasa – terdengar konyol – seolah-olah itu akan berpengaruh pada saya menang atau tidak. Saya mengajak anjing berjalan pada jam tertentu dan hari tertentu. Dan sebelum latihan, saya akan mengantarnya pada waktu tertentu, untuk rute tertentu.”

“Saya membawanya keluar di pagi hari. Saya [membawa anjing] pergi lebih awal sebelum saya pergi [ke klub], saya membawanya ke kedai kopi lokal, membeli kopi untuk dibawa pulang, berjalan-jalan, menyerok tahinya, menaruhnya di tempat sampah, berjalan pulang, lalu pergi ke pelatihan.”

Takhayul Frank Lampard Lakukan Hal Sama pada Jam yang Sama

“Itu selalu terjadi pada jam yang sama. Membawa anjing jalan-jalan, atau jam berapa saya pergi, atau mana sepatu yang saya kenakan untuk sesi latihan, semua hal dalam hidup saya selalu terjadi pada jam yang sama. Ini lebih bersifat rutin daripada terstruktur, yang semua itu terasa sedikit konyol. Sejujurnya, saya sering banget mengajak anjing berjalan-jalan dan saya merasa hal itu cukup baik untuk membersihkan isi kepala saya. Saya juga suka pergi ke gym, itu takhayul saya yang lain.”

“[Takhayul saya yang lain adalah] saya harus menghabiskan waktu yang sama di atas sepeda, 50 menit, atau menit yang sama untuk berlari. Hal-hal seperti itu [ada dalam hidup saya]. Saya suka pergi ke gym, mengantar anjing jalan-jalan, saya suka makan pasta sebagai makanan sebelum pertandingan, saya setia dengan hal yang sama. Saya melakukan [takhayul yang sama] sebagai pemain. Itu sangat biasa di ruang ganti kami. John Terry dulu sering melakukannya. Dia sangat terstruktur dalam membangunnya.”

“Bagi saya, saya pikir kita semua berbeda dan saya tidak sepenuhnya bergantung padanya (takhayul itu tadi). Saya bercanda sedikit, tetapi saya pikir itu menunjukkan seberapa banyak Anda ingin menang [bersama Chelsea], entah apakah [takhayul] itu berpengaruh atau tidak. Dan saya pikir jika itu ada dalam pola pikir Anda, itu bukan hal jelek, meskipun itu terkadang menjadi sedikit menjengkelkan jika Anda selalu harus melakukan hal yang sama.”

Jadi sekali lagi bukan kami yang ngomong anjing sumber sukses Chelsea tapi Frank Lampard sendiri yang menjelaskan bahwa Millie si terrier Tibet dan rutinitasnya di gym adalah alasan sebenarnya di balik kesuksesan Chelsea musim ini. The Blues akan turun melawan Crystal Palace pada Sabtu malam. Sebuah kemenangan akan membantu mereka naik ke urutan kedua klasemen Liga Inggris, melampaui Manchester City dan lima poin di bawah Liverpool.