Anthony Martial Gabung 2 Grup Elit Lewat Golnya ke Gawang Manchester City

Anthony Martial Gabung 2 Grup Elit Lewat Golnya ke Gawang Manchester City

Anthony Martial masuk dua grup elit legenda Manchester United setelah ia mencetak gol ke gawang Manchester City, saat Setan Merah kalah 1-3 dari rival bebuyutannya itu, Minggu (11/11).

Anthony Martial, 22 tahun, semula lakoni awal musim yang sulit di Manchester United. Namun, pemain asal Prancis itu tiba-tiba muncul dan jadi pemain menonjol di Old Trafford dalam beberapa pekan terakhir, dengan mencetak enam gol dalam tujuh penampilan terakhirnya.

Sementara Anthony Martial tak bisa mereplikasikan performa apiknya yang tak bisa ia tampilkan dalam derby Manchester, Martial tetap memberi Manchester United harapan untuk menang lewat eksekusi penaltinya di menit 58, menyusul gol David Silva dan Sergio Aguero.

Saat Setan Merah sedang mencari gol persamaan di masa injury time, Bernardo Silva malah jadi penyuplai gol Ilkay Gundogan hingga pemain asal Jerman itu berhasil melewati David De Gea dan membawa Manchester City memimpin 3-1 di menit 86.

Selalu Cetak Gol dalam 5 Laga Terakhir

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
SBOTOP
SBOTOP

Tapi, eksekusi penalti itu membuat Anthony Martial tercatat sukses mencetak gol dalam lima pertandingan terakhirnya di Liga Premier. Selama ini hanya Ruud van Nistelrooy, Wayne Rooney, Eric Cantona, Dwight Yorke, Cristiano Ronaldo dan Robin van Persie yang bisa lakukan hal itu dalam sejarah Manchester United.

Pemain Prancis Ke-5 yang Selalu Cetak Gol

Martial juga menjadi pemain asal Prancis kelima yang berhasil mencetak gol dalam lima pertandingan berturut-turut di papan atas Inggris, setelah Thierry Henry (tiga kali), Cantona, Nicolas Anelka dan Olivier Giroud. Tampilan mentereng Martial akhirnya dihargai dengan pemanggilan ke skuad Timnas Perancis untuk laga melawan Belanda dan Uruguay di tengah bulan ini.

“Anthony telah bersama tim nasional untuk sementara waktu sekarang. Ia alami masa-masa baik dan buruk, yang juga berlaku untuk klubnya. Apa yang saat ini dia raih bersama Manchester United lebih dekat dengan apa yang bisa dia lakukan secara teratur. Saya bicara tentang komitmen dan efisiensi di depan gawang,” tandas pelatih Timnas Prancis, Didier Deschamps.

“Dia pemain muda dan saya harap dia menjadi lebih dewasa. Dia telah buktikan di lapangan, betapa pentingnya dia untuk Manchester United selama beberapa pekan terakhir ini. Itu jelas karena pilihan Jose Mourinho (memilih Martial jadi starter) dan apa yang dia lakukan di atas lapangan,” tambahnya.