Arjen Robben Hampir Gabung MU, Tapi Batal Karena Ini

Arjen Robben Hampir Gabung MU, Tapi Batal Karena Ini

Gilabola.com – Arjen Robben nyaris bermain untuk Manchester United pada tahun 2004 lalu. Akan tetapi gara-gara bau busuk yang menyengat ia membatalkannya. Hal ini disampaikan oleh Rio Ferdinand.

Sebagaimana diketahui Robben adalah salah satu winger terbaik di sepakbola kala masih aktif bermain. Di mana lewat penampilan apiknya yang memukau saat masih berseragam PSV, maka sejumlah klub kepincut untuk memboyongnya dan salah satunya adalah Setan Merah.

Akan tetapi pria asal Belanda itu secara mengejutkan menolak untuk bergabung setelah melihat tempat latihan MU dan Old Trafford. Sebab terdapat bau busuk yang menyengat teruutama di kamp latihan Carrington. Hasilnya Chelsea yang kala itu dilatih Jose Mourinho berhasil meyakinkannya untuk bergabung ke Stamford Bridge dengan nilai transfer 12 juta pounds.

Selama berada di London Barat dibawah arahan pelatih asal Portugal tersebut benar-benar luar biasa. Di mana ia berhasil mempersembahkan trofi Liga Inggris, Piala FA dan dua kali juarai Piala Liga. Tiga tahun merumput bersama The Blues ia sudah tampil sebanyak 67 pertandingan di Premier League dan berhasil membukukan 15 gol.

Advertisement
NelayanBet
NelayanBet
RatuCasino77
RatuCasino77

Berkat penampilan apik itulah, Real Madrid memboyongnya dan hingga akhirnya sang pemain memutuskan bermain untuk Bayern Munchen cukup lama. Kemudian pada 4 Juli 2019 ia pun memutuskan untuk gantung sepatu.

Meski Robben tak jadi bergabung saat itu, tetapi Rio Ferdinand yang merupakan legenda MU percaya apabila sang pemain bermain di Theatre of Dream, The Reds Devils bakal menjadi sangat berbeda permainannya.

“Robben pemain hebat,” Kata Rio Ferdinand dalam video Instagram Live.

“Kita seharusnya mengontraknya di Man United. Saya pikir dia datang ke tempat latihan. Dimana dia berjalan mengilinginya dan ia tiba-tiba tidak menyukai baunya, lalu akhirnya pergi dan bergabung ke Chelsea.

“Saya tidak bisa mempercayainya. Dia sejatinya akan menjadi tambahan bagus bagi kita.

“[Ketika anda menghadapi Robben] Maka anda tahu dia akan kembali dengan kaki kirinya.

“Tapi bek kiri itu tidak bisa menghadapinya. Dia akan berkata ‘Saya akan datang di sebelah kiri, anda tidak akan bisa menghentikan saya’.” Tutupnya.