Arsenal Dapat Berkah Lewat Absennya David Luiz

Arsenal Dapat Berkah Lewat Absennya David Luiz

Gila Bola – Arsenal semula menganggap absennya David Luiz sebagai bencana. Tapi, kini, setelah menang 3-0 di kandang Fulham, tak hadirnya bek Brasil itu seakan menjadi berkah bagi the Gunners.

Luiz akan absen selama beberapa pekan pertama musim ini, setelah ia alami cedera leher. Namun hal itu tak lagi menjadi masalah bagi Mikel Arteta setelah apa yang disaksikannya di laga pembuka musim ini yang digelar di Craven Cottage.

Absennya Luiz telah memberi tempat bagi Gabriel Magalhaes untuk membuktikan permainannya. Apalagi bek berusia 22 tahun itu berhasil mencetak gol di laga perdananya bersama The Gunners. Arteta pun akhirnya bisa temukan pemain utama yang mereka cari dalam satu dekade terakhir.

Sederhananya, The Gunners kini punya seorang pemain bertahan yang benar-benar bisa tunjukkan permainan papan atas. Demikian diungkapkan The Sun.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
SBOTOP
SBOTOP

Gabriel yang juga berasal dari Brasil, hanya bermain di saat Luiz harus terbaring di ruang perawatan akibat cedera yang dialaminya di akhir latihan pramusim, setelah ia diproyeksikan untuk bermain di tengah-tengah tiga pemain belakang Arsenal.

Situasi itu membuat Arteta tak punya pilihan lain, selain turunkan pemain yang baru mereka datangkan dari Lille tersebut, yang ditempatkan di posisi tersebut sejak awal pertandingan.

Kenyataannya, Gabriel tampil bersinar dalam laga yang digelar di markas klub yang berada di tepi Sungai Thames tersebut. Ia tunjukkan penampilan yang bisa memerintah permainan lawan, di mana tampilan ini tak dilihat lagi oleh para suporter The Gunners sejak Sol Campbell dan Martin Keown tinggalkan Emirates.

Mencetak gol dalam debutnya, itu hampir tidak bisa lebih baik lagi bagi pemain muda asal Sao Paolo tersebut. Kini, Arteta pun menaruh kepercayaan yang besar baginya di lapangan.

Pelatih Arsenal asal Spanyol itu berencana berikan tekanan tinggi terhadap lawan-lawan mereka nanti. Tapi, hal itu hanya berhasil jika Arteta bisa mengandalkan lini pertahanannya untuk tetap kuat dan bisa jelai melihat tanda-tanda bahaya sejak awal pertandingan.

Kepercayaan seperti itu tampaknya sulit diberikan kepada David Luiz – seorang pemain yang bisa berubah dari ‘pemain yang luar biasa’ menjadi ‘pemain bodoh’ dalam waktu singkat. Sementara Arteta, ingin skuadnya bisa menghancurkan lawan dalam sekejap.

Tapi, dalam diri Gabriel, Arteta akhirnya dapatkan sosok pemain yang dia inginkan. Gabriel tenang saat bermain di bawah tekanan, percaya diri saat menguasai bola dan ia juga dianugerahi kekuatan fisik sebagai satu kesatuan yang dibutuhkan Arsenal.