Site icon Gilabola.com

Arsenal Dibilang Gagal Total Dalam Perburuan Gelar, Mikel Arteta Beri Respon Keras!

Mikel Arteta manajer Arsenal

Kata “bottling” atau kalau diterjemahkan ke bahasa Indonesia maknanya berarti “gagal total”, kembali menghantui Arsenal dalam perburuan gelar Premier League musim ini. Namun, Mikel Arteta memilih berdiri tegak di tengah badai kritik dan memberikan respons yang tegas atas tudingan tersebut.

Tekanan terhadap Arsenal memang meningkat menjelang duel panas melawan rival sekota, Tottenham, pada Minggu nanti. Sorotan tajam mengarah pada tim asal London itu setelah hasil mengejutkan saat menghadapi Wolves.

Kekalahan yang Bikin Heboh!

Mikel Arteta tidak menutupi rasa kecewanya. Ia menyebut hasil di markas Wolves sebagai “kejutan dalam sistem” bagi timnya. Arsenal kehilangan dua poin dengan cara yang sulit diterima, terutama setelah sempat unggul dua gol.

Hasil tersebut membuat jarak dengan Manchester City di klasemen Liga Inggris terpangkas menjadi lima poin, sementara Arsenal telah memainkan satu pertandingan lebih banyak dibanding pesaing utamanya itu. Situasi ini jelas mengubah dinamika persaingan di papan atas.

Lebih menyakitkan lagi, itu menjadi pertama kalinya dalam sejarah Premier League sebuah tim pemuncak klasemen gagal mempertahankan keunggulan dua gol atas tim yang berada di zona degradasi. Reaksi para pemain dan suporter seusai laga menggambarkan betapa beratnya momen tersebut.

“Reaksi langsungnya tentu berat,” ujar Arteta. Ia menilai timnya sudah mencurahkan segalanya di babak pertama dan secara keseluruhan standar permainan yang ditunjukkan sebenarnya lebih baik dari perkiraan. Namun, ia mengakui performa itu tetap belum memenuhi tuntutan yang mereka pasang sendiri.

Arteta juga menegaskan bahwa dukungan suporter tetap luar biasa, meski kemenangan yang diharapkan tidak berhasil diraih. Baginya, satu-satunya jalan adalah bangkit dan melangkah ke pertandingan berikutnya.

Tuduhan “Bottling” dan Respons Arteta

Perdebatan di luar lapangan tidak berhenti. Banyak pihak mulai menyebut Arsenal kembali berada di jalur kegagalan dalam perebutan gelar — istilah “bottling” pun mencuat lagi, ini adalah istilah di dunia sepakbola Inggris yang merujuk kepada kegagalan total alias gatot!

Arteta menolak keras label tersebut. Ia menyebut itu sekadar opini dan sudut pandang masing-masing orang. Menurutnya, ketika kehilangan dua poin dengan cara seperti saat melawan Wolves, tim memang harus siap menerima kritik.

Saat diminta menjelaskan arti “gagal total” menurut versinya, Arteta langsung menepis pertanyaan itu. Ia menegaskan kata tersebut bukan bagian dari kosakatanya dan tidak melihat situasi timnya dengan cara seperti itu. Baginya, tidak ada satu pun pemain yang dengan sengaja ingin gagal dalam situasi seperti ini.

Keseimbangan Tuntutan dan Dukungan

Alih-alih larut dalam perdebatan istilah, Arteta memilih fokus pada pendekatannya terhadap para pemain. Ia mengatakan yang dibutuhkan timnya adalah kebenaran, bukan sekadar kata-kata motivasi.

Menurutnya, ada keseimbangan penting antara tuntutan tinggi yang diberikan kepada pemain dan tingkat dukungan yang harus menyertainya. Jika standar yang dipasang sangat tinggi, maka dukungan juga harus berada di level yang sama. Tanpa itu, sistem tidak akan berjalan.

Arteta menegaskan tuntutan di dalam tim sangat besar dan para pemain sudah memahami hal tersebut sejak lama. Ia memastikan hal itu tidak akan menjadi masalah di sisa perburuan gelar.

Kini, Arsenal bersiap menghadapi laga krusial berikutnya. Dengan jarak poin yang semakin tipis dan tekanan yang meningkat, respons di atas lapangan akan menjadi jawaban sesungguhnya atas semua tudingan.

Exit mobile version