Arsenal Kesulitan Ganti Arteta Dengan Patrick Vieira

Arsenal Kesulitan Ganti Arteta Dengan Patrick Vieira

Gilabola.com – Arsenal kesulitan ganti Mikel Arteta dengan Patrick Vieira. Klub Liga Inggris itu dapat penolakan dari sang mantan pemain top.

Arsenal dilaporkan Ghanasoccer tidak akan bisa merubah pendirian Patrick Vieira yang tidak mau menggantikan posisi Mikel Arteta yang telah membuat Carragher terkesan di klub Meriam London. Ia sudah menolak gantikan Unai Emery dan tidak mau juga menjadi perebut posisi Arteta saat ini juga.

Mantan Kapten klub sudah dikaitkan dengan pekerjaan Arsene Wenger di tahun 2018, namun pada akhirnya Arteta yang menjadi penerus Unai Emery sejak bulan November. Arteta sendiri tengah berjuang keras untuk membuktikan jika dirinya memang layak untuk jabatan pelatih.

Patrick lantas menegaskan jika ia tidak akan mau menerima peluang jadi pelatih The Gunners. “Tidak. Tidak ada tempat di hati saya untuk membahas diskusi seputar masalah itu,” ujarnya keapda Daily Mail.

Advertisement
berita bola
jadwal bola
Mimpi 4D
Mimpi 4D

“Fokus saya ya adanya di sini saja (Nice). Proyek ini cocok untuk saya dan di sini saja saya ingin eksis sebagai pelatih sepakbola,” lanjutnya lagi.

Arsenal pernah menawarkan Vieira gantikan Wenger

“Klub ini juga sudah tahu jika saya ingin menetap di sini dan saya tahu mereka ingin saya tidak ke mana-mana lagi, 100 persen yakin.”

Vieira lantas mengakui jika dirinya memang sempat terlibat diskusi peluang menggantikan Arsene Wenger sebelum ia melatih Nice. “Hanya pembahasan soal situasi saya saja, di mana saya berada, apa yang harus saya lakukan selanjutnya.”

Ia menilai tantangan di Nice tak kalah daripada melatih The Gunners. Reputasinya saat masih menjadi pemain ikut menjadi beban tersendiri. Fans berharap ia sukses juga di kursi kepelatihan, sama seperti saat masih menjadi pemain.

“Di sini ada begitu banyak tekanan dan harapan yang tinggi. Semua orang mengharapkan saya melakukan segalanya dengan sempurna, karena saya adalah pemenang Piala Dunia. Menjadi pemenang Piala Dunia hanya memberikan saya berkah satu atau dua pekan saja.”

“Warisan saya dan rasa percaya diri saya kepada fans, para pemain, akan datang bersama apa yang saya berikan di lapangan. Saya ingin semua orang membicarakan saya sebagai pelatih, bukan sebagai pemain saja.”