Arsenal Lebih Sering Mainkan Pemain Muda Ketimbang Chelsea

Arsenal Lebih Sering Mainkan Pemain Muda Ketimbang Chelsea

Olivier Giroud akui lebih sulit bagi pemain muda untuk masuk ke skuad utama di Chelsea dibandingkan Arsenal. Ia percaya pengeluaran besar the Blues dalam perburuan trofi jadi alasannya.

Parade pemain muda yang dikirim dengan status pinjaman dari Stamford Bridge sudah sangat banyak, hingga mereka dijuluki ‘tentara pinjaman Chelsea’.

Bahkan setelah raih keberhasilan saat dipinjamkan, beberapa pemain muda Chelsea masih belum bisa amankan tempat di skuat inti The Blues. Pemain seperti Kevin de Bruyne, Romelu Lukaku, Mohamed Salah dan Nathan Ake semuanya menjadi besar di klub lain.

Mereka yang masih belum menemukan kemudahan untuk menembus skuad inti The Blues, seperti bintang muda Inggris, Callum Hudson-Odoi, berjuang untuk mendapatkan menit bermain sepanjang musim, dan menikmati kesuksesan singkat sebelum menderita cedera Achilles.

Di Emirates Sangat Berbeda

Advertisement
advertisement
advertisement
Dewa303
Dewa303

Cerita berbeda terjadi di Arsenal. Menurut Giroud yang bermain untuk The Gunners selama lima setengah musim, peluang akan datang untuk pemain yang sabar. “Perbedaan utamanya, Arsenal selalu berusaha memberi peluang kepada para pemain muda,” kata Giroud kepada the Daily Mail.

“Rasanya seperti lebih banyak pemain yang terbentuk di klub bisa mendapat kesempatan untuk bermain. Mungkin Anda akan dapatkan lebih banyak waktu bermain di Emirates. Mereka akan lebih bersabar,” tambahnya.

“Di Chelsea, Anda harus siap dengan cepat, karena dalam hal trofi, mereka klub terbaik di Inggris selama 10 tahun terakhir,” ujar Giroud.

“Anda tidak punya waktu di Chelsea dan ketika Anda muda, cukup sulit untuk mengklaim tempat Anda di skuad inti. Anda dapat melihat kami punya akademi yang sangat bagus, menghasilkan pemain-pemain bagus dan beberapa dari mereka berada di tim utama. Itu contoh yang baik untuk generasi masa depan,” tambahnya.

The Gunners Punya Anggaran Terbatas

Giroud berhati-hati untuk tidak mengatakan pemain muda di Chelsea tidak pernah mendapatkan kesempatan, tetapi mencatat komitmen klub untuk meraih trofi setiap musim menyebabkan mereka membeli pemain yang sudah terbukti ketimbang mengambil risiko dengan pemain muda.

Dia mengatakan, itulah perbedaan besar dari the Gunners, di mana anggaran transfer yang lebih terbatas memaksa mantan manajer Arsene Wenger untuk memberi pemain muda lebih banyak peluang. “Saya tidak ingin membunuh impian para pemain muda di Chelsea,” tambah Giroud.

“Mereka sangat berbakat, tetapi masuk akal karena Chelsea berinvestasi lebih banyak di setiap jendela transfer dan mereka membeli lebih banyak pemain top di dunia yang lebih berpengalaman,” tegasnya.

“Saya hanya berkata jujur. Orang yang tahu sepakbola dan Premier League dan kedua klub ini, mereka tahu Arsene Wenger tidak bisa menghabiskan terlalu banyak uang. Itu filosofi klub, dan karena itu – atau berkat itu – dia (Wenger) akan memberikan kesempatan kepada pemain muda,” ujar Giroud.