Arsenal Menang 2-0 atas The Toffees, Gyokeres-Dowman Jaga Peluang Juara Liga Inggris

Hasil Arsenal vs Everton di Liga Inggris berakhir dramatis dengan skor 2-0 setelah gol Viktor Gyokeres menit ke-89 dan rekor Max Dowman sebagai pencetak gol termuda memastikan kemenangan Arsenal di Emirates Stadium.

Gol Viktor Gyokeres pada menit ke-89 serta aksi Max Dowman yang mencatatkan rekor sebagai pencetak gol termuda sepanjang sejarah Premier League memastikan kemenangan penting Arsenal atas Everton di Emirates Stadium.

Sepanjang pertandingan, Arsenal tampil menekan dan menciptakan banyak peluang. Kiper Everton, Jordan Pickford, harus bekerja keras sepanjang laga untuk menjaga gawangnya. Meski demikian, Everton sempat hampir unggul pada babak pertama ketika Dwight McNeil membentur tiang gawang pada menit ke-16.

Ketika pertandingan tampak akan berakhir tanpa gol, kombinasi tiga pemain pengganti akhirnya memecah kebuntuan. Umpan silang Dowman mengenai Piero Hincapie setelah Pickford melakukan kesalahan dalam mengantisipasi bola. Situasi itu dimanfaatkan Gyokeres untuk mencetak gol dari jarak dekat.

Pada detik-detik terakhir laga, Dowman kemudian menambah gol lewat serangan balik cepat yang spektakuler. Hasil tersebut membuat Arsenal unggul 10 poin dari Manchester City, yang baru akan memainkan pertandingan mereka kemudian.

Babak Pertama Berlangsung Intens

Arsenal langsung tampil agresif sejak menit awal. Noni Madueke menjadi pemain pertama yang mengancam gawang Everton melalui tembakan keras setelah situasi sepak pojok pendek.

Tak lama kemudian, Riccardo Calafiori mendapatkan peluang dari posisi yang cukup baik melalui tendangan voli setelah Martin Zubimendi mengontrol bola di dalam kotak penalti, namun bola tidak mengarah ke sasaran.

Peluang Arsenal terus berdatangan sebelum pertandingan memasuki menit ke-15. Bukayo Saka sempat melepaskan tembakan yang melebar, lalu sundulannya memaksa Pickford melakukan penyelamatan gemilang. Namun peluang tersebut akhirnya dianulir karena posisi offside.

Setelah melewati tekanan awal Arsenal, Everton justru mendapatkan dua peluang besar secara beruntun.

Iliman Ndiaye melakukan aksi individu yang apik sebelum mengirim umpan silang berbahaya. David Raya hanya mampu menepis bola ke arah Dwight McNeil, tetapi Calafiori melakukan blok luar biasa saat berada di tanah untuk menggagalkan peluang tersebut.

Bahaya belum sepenuhnya reda. McNeil kembali menguasai bola dan melepaskan tembakan melengkung dari jarak sekitar 23 meter, yang membentur mistar gawang. Bola pantul sempat mengenai Ndiaye sebelum akhirnya melebar dari sasaran.

Everton terlihat datang dengan rasa percaya diri tinggi setelah meraih dua kemenangan beruntun dan tidak terkalahkan dalam enam laga tandang terakhir di liga. Mereka juga sempat mengancam menjelang jeda babak pertama melalui tembakan jarak jauh Kiernan Dewsbury-Hall yang berhasil ditepis Raya.

Pertandingan Tetap Ketat Setelah Turun Minum

Babak pertama menunjukkan statistik menarik. Arsenal melepaskan 13 tembakan, jumlah yang hanya dua kali terlampaui dalam pertandingan liga musim ini pada periode babak pertama.

Meski demikian, Everton justru menjadi tim yang paling dekat dengan gol. Ancaman kembali datang setelah babak kedua dimulai ketika Beto melepaskan tembakan setelah situasi sepak pojok, memaksa Raya melakukan penyelamatan menggunakan kakinya yang terentang.

Dukungan penonton tuan rumah semakin keras seiring Arsenal kesulitan menembus salah satu pertahanan paling solid di liga musim ini. Barisan pemain Everton berkali-kali memblokir serangan Arsenal.

Ketika Arsenal berhasil menciptakan ruang, Pickford tetap tampil sigap, termasuk saat ia menepis tipis tembakan rendah dari Saka pada sekitar menit ke-60.

Tekanan Arsenal terus meningkat. Ebere Eze hampir membuka keunggulan melalui tendangan langsung dari tepi kotak penalti, namun bola hanya melintas tipis di samping gawang.

Di sisi lain, Raya juga nyaris melakukan kesalahan ketika sebuah tendangan bebas berbahaya mengenai William Saliba dan mengarah ke gawang sendiri, tetapi bola tidak tepat sasaran.

Dowman Cetak Sejarah

Tempo pertandingan tetap tinggi hingga memasuki menit-menit akhir. Eze kembali mencoba peruntungan dengan tembakan jarak jauh, namun Pickford masih mampu menggagalkannya.

Akhirnya, pada menit ke-89, Arsenal berhasil memecah kebuntuan.

Pelatih Mikel Arteta sebelumnya memasukkan Max Dowman sekitar 15 menit sebelum pertandingan berakhir. Pemain berusia 16 tahun itu tampil aktif sepanjang waktunya di lapangan.

Dowman mengirim umpan silang ke tiang jauh yang coba diantisipasi Pickford dengan keluar dari gawang. Namun kiper Everton tersebut gagal menjangkau bola. Bola kemudian mengenai Hincapie dan jatuh tepat di depan Gyokeres, yang dengan mudah menceploskannya ke gawang kosong.

Setelah itu, Gabriel Martinelli hampir menambah gol melalui tembakan melengkung yang masih mampu ditepis Pickford.

Pada momen akhir pertandingan, Everton bahkan mengirim Pickford maju ke kotak penalti Arsenal untuk situasi sepak pojok terakhir. Namun bola berhasil dibersihkan hingga ke luar kotak penalti dan jatuh ke kaki Dowman yang berada sekitar 69 meter dari gawang.

Dowman berlari cepat melewati Vitali Mykolenko dan menghindari satu tekel lain sebelum menghadapi gawang kosong. Ia kemudian mencetak gol yang membuatnya menjadi pencetak gol termuda dalam sejarah Premier League pada usia 16 tahun 73 hari.

Gol tersebut menutup pertandingan dramatis yang akan lama dikenang oleh para pendukung di Emirates Stadium. Hasil pertandingan antara Arsenal vs Everton berakhir dengan skor 2-0.

Jadwal Arsenal Berikutnya

Arsenal akan kembali bermain di Emirates Stadium pada Selasa saat menghadapi Bayer Leverkusen dalam laga yang menentukan peluang mereka untuk melaju ke perempat final Liga Champions.

Setelah itu, Arsenal akan tampil di Stadion Wembley pada Minggu, 22 Maret untuk menghadapi Manchester City di final Carabao Cup.

Usai pertandingan tersebut, kompetisi klub akan memasuki jeda selama dua pekan karena agenda jeda internasional terakhir musim ini.

Biar nggak ketinggalan update terkini, yuk follow kami di Google News di sini!