Arsenal diguncang cedera baru yang dialami Kai Havertz jelang laga tandang di markas Brentford, Jumat dini hari WIB 13 Februari 2026.
Padahal, bulan lalu, pemain internasional Jerman itu baru saja kembali dari masa absennya yang selama 357 hari, dan penampilannya sangat menggembirakan bagi sang pelatih, Mikel Arteta. Namun, Havert diperkirakan akan absen lagi setelah alami cedera baru pekan ini.
Diungkapkan SunSport, pemain berusia 26 tahun itu mengalami masalah otot. Cedera tersebut dialami mantan striker Chelsea itu saat The Gunners kalah di laga melawan Manchester United akhir bulan lalu.
Namun, sejauh ini belum benar-benar diketahui separah apa cedera terbaru Havertz tersebut. Satu hal penting, dia diperkirakan akan absen dalam empat pertandingan Arsenal berikutnya.
Pertandingan pertama yang akan dilewatkan mantan bintang Bayer Leverkusen itu adalah, laga tandang ke markas Brentford yang terletak di London barat pada Jumat dini hari nanti. Lalu, setelah itu, ia juga akan absen di laga putaran keempat Piala FA melawan Wigan Athletic pada Minggu malam WIB 15 Februari 2026.
Berikutnya, Havert juga diperkirakan akan absen di laga tandang ke Molineux melawan Wolves pada tengah pekan depan, dan laga derby London Utara melawan Tottenham Hotspur yang tanpa manajer pada Minggu malam 22 Februari.
Cedera terbaru Havertz ini tentunya akan menjadi masalah besar bagi Arteta, saat tim London Utara tersebut berusaha keras menahan gempuran Manchester City dan memenangkan gelar juara Liga Premier untuk pertama kalinya setelah 22 tahun.
Saat ini, City berhasil memperkecil selisih kedua menjadi hanya tiga poin, setelah tim Pep Guardiola itu menang 3-0 atas Fulham jelang tandang Arsenal ke Brentford.
Arteta pernah ungkapkan kegembiraannya usai Havert mencetak gol ke gawang Kairat Almaty beberapa waktu lalu. “Ini akan memberi banyak kepercayaan diri, kegembiraan dan energi bagi saya, dan juga bagi tim,” ujar pelatih asal Spanyol berusia 43 tahun tersebut ketika itu.
“Tim tahu betapa pentingnya Kai bagi kami, dan bagaimana dia bisa membantu tim menjadi jauh lebih baik, serta membawa tim ke level yang lebih tinggi.
“Jadi, fakta bahwa dia mampu melakukan itu (mencetak gol) hari ini, setelah sekian lama, itu sangat mengesankan,” tambahnya.

