Arsenal Tak Ikut Ambil Bagian di Liga Super Eropa

Arsenal Tak Ikut Ambil Bagian di Liga Super Eropa

Arsenal tak ambil bagian dari rencana Liga Super Eropa yang akan dimulai pada 2021 dan tetap berkomitmen untuk Liga Premier, sumber-sumber di dalam klub memberitahukan hal ini kepada Sky Sports News.

Media berita Jerman Der Spiegel mengklaim pada hari Jumat bahwa 16 klub top Eropa akan segera menandatangani dokumen kesepakatan untuk menyelenggarakan Liga Super Eropa dalam waktu tiga tahun mendatang – dan The Gunners disebutkan bersama dengan empat klub Liga Inggris lainnya karena telah terlibat dalam pembicaraan.

Tapi sementara sumber senior di Emirates mengatakan mereka menganggap penting untuk terlibat dalam percakapan tentang arah masa depan sepak bola, baik di dalam negeri maupun di Eropa, mereka tidak mengetahui proposal yang dilaporkan akan diselenggarakan di tahun 2021 itu dan menganggap Liga Premier yang terbaik dan paling kompetitif di dunia.

Manchester United dan Liverpool, sementara itu, tidak mengomentari berita yang menyebutkan mereka sebagai salah satu dari klub-klub Inggris yang terlibat dalam diskusi sejak 2016, sementara Sky Sports News juga berusaha menghubungi Chelsea.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77

Para eksekutif United, City, Arsenal, Chelsea dan Liverpool terlihat keluar dari pertemuan di London pada tahun 2016 di mana dilaporkan mereka sedang mendiskusikan Liga Super Eropa.

Tapi itu kemudian dibantah dan diklaim bahwa mereka tengah berbicara tentang Piala Champions Internasional, yang berlangsung secara global di musim Liga Premier.

Manchester City dan PSG Bebas Langgar FFP

Dalam rumor terbaru akhir pekan ini, Der Spiegel juga melaporkan penyalahgunaan FFP atau Financial Fair Play yang melibatkan Manchester City, PSG dan klub top Eropa lainnya, serta tuduhan terhadap presiden FIFA Gianni Infantino.

Manchester City telah menyatakan bahwa laporan-laporan itu sebagai upaya “terorganisir” untuk merusak reputasi mereka dan menyatakan bahwa dokumen mereka mungkin telah diretas atau dicuri.

FIFA juga mengeluarkan pernyataan mereka di mana dokumen tersebut mungkin telah “diperoleh secara ilegal”.