Arsenal Tak Jadikan Tiga Pemain Ini Starter Kontra Newcastle

Arsenal Tak Jadikan Tiga Pemain Ini Starter Kontra Newcastle

Gilabola.com – Arsenal berjuang keras tapi kalah 1-2 dari Barcelona di Trofi Joan Gamper beberapa waktu lalu. Pelatih Unai Emery pun harus singkirkan tiga pemainnya saat hadpi Newcastle United.

The Gunners menelan kekalahan saat hadapi Barca di pertandingan pramusim terakhir mereka sebelum musim baru di Liga Inggis, meskipun lakoni awal laga dengan kuat. Pierre-Emerick Aubameyang mencetak gol brilian di babak pertama dan berikan penggemar The Gunners dorongan ekstra setelah klub mengalami pekan yang baik.

Tapi gol bunuh diri dari Ainsley Maitland-Niles dan gol indah Luis Suarez di menit terakhir membuat Barca berbalik meraih kemenangan. Meski demikian, masa-masa indah terus terasa di Emirates setelah The Gunners berhasil memboyong Nicolas Pepe. Hari-hari terakhir transfer the Gunners jadi semakin indah, saat mereka merekrut bintang Celtic, Kieran Tierney, dan David Luiz.

Pepe bergabung setelah Arsenal dan memecahkan rekor transfer klub dengan membayar 72 juta poundsterling (1,25 triliun rupiah) kepada Lille, di mana ia akan bergabung dengan Aubameyang dan Alexandre Lacazette di lini depan.

Advertisement
advertisement
advertisement
DepoToto
DepoToto

Kedatangannya pasti akan membuat Emery memikirkan ulang taktiknya, di mana sekarang pelatih asal Spanyol itu harus mencari cara untuk memainkan ketiganya; Pepe, Aubameyang dan Lacazette.

Namun berdasarkan penampilan mereka melawan Barcelona, harusnya mudah bagi Emery untuk menentukan pemain mana yang harus disingkirkan dari Starting XI-nya.┬áDalam laga pembuka yang sulit melawan Newcastle United di St. James’ Park, Minggu (11/8), Starsport yang dilansir Daily Star mengungkapkan, tiga pemain yang tidak boleh dimainkan.

Ainsley Maitland-Niles

Tampaknya memalukan jika hanya menyalahkan Maitland-Niles untuk kekalahan The Gunners atas Barcelona. Tapi, ia mencetak gol bunuh diri yang konyol dalam laga tersebut.

Di bawah sedikit tekanan, umpan balik yang dilepaskan pemain berusia 21 tahun itu kepada kiper Bernd Leno malah masuk ke gawangnya sendiri, dan memberi Barcelona gol penyeimbang yang paling tidak layak mereka dapatkan.

Emery tidak boleh bersimpati padanya karena Arsenal masih akan menjalani musim yang panjang dan seseorang pemain dengan sedikit ketenangan harus mengambil alih tempatnya melawan Newcastle.

Henrikh Mkhitaryan

Kedatangan Pepe seakan menunjukkan, pemain asal Armenia itu hanya punya satu kesempatan terakhir untuk bersinar dan membuktikan kepada Emery mengapa dia layak berada di klub itu.

Namun, dia tidak melakukannya. Mantan pemain sayap Manchester United itu sangat buruk dalam penguasaan bola dan performanya buruk secara keseluruhan. Jangankan mendapatkan tempat tim utama, masa depannya di Emirates pastinya harus dipertimbangkan.

Granit Xhaka

Tidak banyak pemain yang bisa membuat penggemar terbelah seperti yang dilakukan Xhaka, dan pemain asal Swiss itu kembali menunjukan penampilannya yang tidak konsisten.

Untuk seorang gelandang bertahan, kurangnya pengaruhnya yang menenangkan di lini tengah sungguh mengkhawatirkan dan ketika Matteo Guendouzi, 20 tahun, dimainkan, ada lebih banyak ketenangan di lini tengah.

Sudah saatnya pemain berusia 26 tahun itu ditunjukkan pintu keluar di Emirates – ia tidak cukup bagus bermain untuk tim enam besar.