
Harga yang dipatok Atletico Madrid untuk Julian Alvarez membuat Arsenal mulai melihat opsi lain. Klub London Utara itu disebut tidak bersedia memenuhi banderol sekitar Rp2,8 triliun untuk striker asal Argentina tersebut.
Arsenal sebelumnya sudah melakukan kontak dengan Atletico dan pihak Alvarez. Namun, angka tersebut dinilai terlalu tinggi. Situasi itu membuat perhatian mereka beralih kepada penyerang Lille, Matias Fernandez-Pardo.
Foot Mercato melaporkan Arsenal telah memasukkan Fernandez-Pardo ke dalam daftar target penyerang mereka. Pemain tersebut juga sedang dipantau secara ketat oleh klub Premier League itu.
Atletico Madrid memang sedang menghadapi situasi rumit bersama Alvarez. Sang striker sebelumnya dikabarkan ingin meninggalkan klub pada musim panas ini karena tertarik bergabung dengan Barcelona.
Masalahnya, Atletico tidak berniat melepas Alvarez ke Barcelona yang merupakan rival langsung mereka di La Liga.
Alvarez tetap memulai musim bersama Atletico. Hubungannya dengan pendukung klub justru semakin panas. Ia beberapa kali mendapat ejekan keras dari tribun, termasuk ketika baru masuk sebagai pemain pengganti.
Situasi tersebut bahkan membuat Atletico menginstruksikan Alvarez agar tidak ikut bertepuk tangan kepada pendukung pada akhir pertandingan bersama rekan-rekan setimnya.
Menurut pembaruan The Athletic yang mengutip sumber dari jajaran kepemimpinan Atletico, klub Spanyol tersebut kini bersedia mendengarkan tawaran sekitar Rp2,8 triliun untuk Alvarez.
Angka itu rupanya membuat Arsenal mundur.
Fernandez-Pardo Jadi Alternatif Arsenal
Nama Matias Fernandez-Pardo kemudian muncul sebagai salah satu opsi yang lebih realistis. Pemain Lille itu dianggap sebagai talenta papan atas dan menjadi bagian dari skuad Belgia untuk Piala Dunia.
Lille sendiri dikenal sebagai klub yang sering melahirkan pemain muda berkualitas. Baru-baru ini, mereka juga melepas Ayyoub Bouaddi ke Manchester City dengan nilai transfer sekitar Rp1,9 triliun.
Fernandez-Pardo juga sudah menarik perhatian klub lain. Atletico Madrid dan RB Leipzig sama-sama disebut pernah mengajukan tawaran kepada Lille, tetapi keduanya gagal.
Situasinya sempat memanas ketika Fernandez-Pardo menolak bermain dalam pertandingan persahabatan pramusim melawan Everton.
Meski begitu, Lille belum menunjukkan keinginan untuk menjual sang pemain. Direktur olahraga Sylvain Armand bahkan membantah rumor kepindahan Fernandez-Pardo setelah kemenangan 2-0 atas Angers.
“Matias Fernandez-Pardo adalah pemain yang sangat penting,” kata Armand di Ligue 1+.
“Kami mengandalkannya. Membicarakan kepindahan Matias tidak ada dalam rencana saat ini.”
Fernandez-Pardo mencetak delapan gol untuk Lille musim lalu dan masih terikat kontrak hingga 2029.
Lille disebut meminta sekitar Rp1,3 triliun untuk melepasnya. Nilai tersebut tetap besar, tetapi jauh lebih rendah dibandingkan harga yang kini dikaitkan dengan Alvarez.
Arsenal Juga Bersiap Melepas Martinelli
Pergerakan Arsenal di lini depan tidak hanya berkaitan dengan pemain yang ingin mereka datangkan. Gabriel Martinelli juga berada di ambang pintu keluar.
Pemain asal Brasil itu dicoret dari skuad ketika Arsenal menang 3-0 atas Coventry City pada Jumat. Perlakuan tersebut membuat mantan striker Arsenal, Ian Wright, merasa tidak nyaman dengan situasi yang dialami Martinelli.
The Athletic kemudian melaporkan klub Arab Saudi, Al Hilal, sedang mengejar kesepakatan untuk sang penyerang.
Martinelli sendiri disebut terbuka untuk pindah ke Al Hilal. Pembicaraan dengan seluruh pihak masih berlanjut, sedangkan Arsenal menginginkan sekitar Rp1,3 triliun dari penjualan tersebut.
Jika Martinelli benar-benar pergi, kebutuhan Arsenal terhadap tambahan penyerang menjadi semakin jelas. Namun, klub tampaknya tidak ingin memaksakan transfer Alvarez dengan harga yang dianggap terlalu tinggi.
Opini
Banderol sekitar Rp2,8 triliun membuat transfer Alvarez menjadi investasi yang sangat terlalu besar, apalagi Arsenal disebut sudah memiliki batas harga yang tidak ingin mereka lewati.
Fernandez-Pardo menawarkan jalur berbeda. Lille memang meminta sekitar Rp1,3 triliun, tetapi Arsenal tetap harus berhadapan dengan klub yang tidak sedang berniat menjual pemain tersebut.
Arsenal kini harus memastikan target baru benar-benar tersedia dan sesuai dengan anggaran klub.
