Arsenal Tetap Punya Tiga Sampai Lima Kapten Musim Depan

Arsenal Tetap Punya Tiga Sampai Lima Kapten Musim Depan

Gilabola.com – Arsenal akan punya tiga hingga lima kapten dalam timnya musim depan. Demikian ungkap sang pelatih, Unai Emery.

Pada musim panas tahun lalu, Emery sebenarnya sudah menyebutkan lima nama pemainnya yang menjadi kapten dalam skuad the Gunners. Mereka adalah Laurent Koscielny, Petr Cech, Aaron Ramsey, Mesut Ozil dan Granit Xhaka.

Dalam konferensi pers yang dilakukan pelatih asal Spanyol itu dalam tur pramusim mereka di Los Angeles, Selasa (16/7) waktu setempat, Emery memastikan Xhaka – yang ketika konpres itu ada di sebelah Emery, akan menjadi salah satu pemimpin di skuad Meriam London pada musim 2019/20 mendatang.

“Kami berbicara sedikit tentang hal ini, tahun lalu kami punya Laurent, Petr Cech dan Ramsey,” ujar Emery mengenai tiga pemain seniornya yang saat ini sudah tak bersama Arsenal lagi.

Granit Xhaka Mungkin Kapten Berikutnya

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

“Saat ini, Koscielny masih terikat kontrak dengan kami, tapi saya pikir mereka akan berbicara lebih dulu, klub dan dia, soal apakah dia akan melanjutkan kontraknya di sini atau tidak,” tegas mantan pelatih PSG itu seperti dilansir situs resmi klub.

“Kami punya pemain dengan kapasitas (untuk menjadi kapten). Salah satunya, Granit. Tahun lalu ia juga banyak bermain sebagai kapten, dan sepertinya ia juga pantas menjadi seorang kapten di ruang ganti,” tambahnya.

“Kami juga memiliki Mesut dan Nacho, dan juga beberapa pemain lain, mereka bisa mengambil alih posisi itu. Saya ingin ada tiga hingga lima orang kapten di tim kami,” tegas Emery.

Situasi Koscielny Diselesaikan Klub

Mengenai situasi Koscielny, di mana pemain itu mogok dan tak ikut tur pramusim Arsenal di Amerika Serikar, Unai Emery tak mau menjawabnya dengan gamblang. Menurutnya, masalah Koscielny harus diselesaikan klub, karena pemain asal Prancis itu masih

“Masalah ini untuk klub dan untuk dia. Sebelum perjalanan tur pramusim ini, saya sudah bicara dengannya, bahkan sampai tiga kali, mengenai hal itu. Dia ingin bicara dengan klub, karena ide pertamanya adalah dia ingin pergi, dan menurutnya ini saatnya bagi dia untuk pergi dari tim,” ujarnya.

“Tapi ketika saya bicara dengannya, saya bilang saya ingin dia ikut bersama kami, dan juga terus bekerja bersama kami. Tapi berbicara lebih dulu dengan klub, barangkali menjadi kemungkinan terbaik baginya dan tim. Dia memutuskan untuk tinggal di London, dan sekarang masalah ini harus dia hadapi. Klub-lah yang nanti akan berbicara dan mengambil keputusan mengenai nasibnya,” ungkap Emery.