Arsene Wenger Emosi Kenang Masa Latih Arsenal

Arsene Wenger Emosi Kenang Masa Latih Arsenal

Gilabola.com – Arsene Wenger emosi jiwa saat mengenang masa latih klub Liga Inggris, Arsenal. Ia curhat perlakuan tak sedap manajemen pada dirinya.

Arsene Wenger yang pernah melatih Arsenal menilai jika dirinya tidak pernah diberikan waktu cukup untuk memikirkan pekerjaannya di akhir masa jabatan di Stadion Emirates. Ia merasa dapat perlakuan tidak menyenangkan melalui beragam campur tangan untuk mengatur timnya.

Datang ke kubu The Gunners di tahun 1996, ia merasakan saat ini situasinya tidak seasyik dulu lagi sebagai seorang manajer. Ia lantas meninggalkan jabatan kepelatihan di tahun 2018 setelah 20 tahun lamanya dan sedikit ragu untuk jadi pelatih tim top lagi.

“Rasa frustrasi saya di akhir masa jabatan adalah saya tidak dapat waktu yang cukup untuk memikirkan pekerjaan saya dengan sebaik mungkin,” curhat Wenger melalui beIN SPORTS dan Goal.

Arsene Wenger kritik dunia bola saat ini

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

“Mungkin karena saya lagi ada di bentuk manajemerial dimana saya punya banyak tugas untuk dilakukan dan saya lamban, kalau saya mengingatnya lagi hari ini, saya telah diganggu sejak datang sampai pergi dari sana.”

“Saya pada dasarnya diserang dengan banyak permintaan yang membuat saya berhenti fokus pada hal terpenting dalam pekerjaan saya. Dunia sepakbola masih kalah maju daripada dunia bola basket NBA.”

“Secara keseluruhan, dalam 10 hingga 15 tahun kita harus memikirkan langkah selanjutnya. Kalian melihat banyak pemain top, atlet top, tapi ada yang hilang. Kerjasama tim dan sikap tim dalam bagaimana cara mereka dalam berpikir di suatu pertandingan.”

“Mungkin karena tekanan terhadap para pemain semakin besar saja saat ia harus memikirkan performa saat pertandingan. Kadang saya menonton pertandingan dan berpikir, ‘Wah, dia pemain bagus, dia pemain bagus,’ tapi saat mereka main bareng mereka tidak terlihat seperti satu tim. Berantakan cui,” pungkasnya.