Arsene Wenger Peringatkan Manchester United Usai Imbangi Chelsea

Arsene Wenger Peringatkan Manchester United Usai Imbangi Chelsea

Arsene Wenger memperingatkan manajer Manchester United Ole Gunnar Solskjaer bahwa dia menghadapi tugas sangat sulit mengembalikan klub ke jalurnya.

Manchester United terancam tidak akan finis di empat besar setelah mereka hanya dengan meraih hasil imbang 1-1 melawan Chelsea di Old Trafford.

Hasil imbang itu berarti The Red Devils hanya memenangkan dua laga dari 10 pertandingan terkininya dan kemungkinan akan ada banyak bintang mereka yang meninggalkan klub musim panas ini, termasuk Ander Herrera, Juan Mata, Antonio Valencia, Matteo Darmian dan Marcos Rojo.

Namun untuk menarik pemain baru ke klub tanpa iming-iming bermain di Liga Champions akan membuat segalanya lebih sulit. Wenger telah memperingatkan Solskjaer bahwa dia akan kalah bersaing melawan klub elit Eropa lainnya.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

“Mereka (United) telah menghabiskan banyak uang tetapi masih memiliki pekerjaan besar menunggu,” kata Wenger kepada BeIN Sports.

“Yang akan menarik di musim panas bagi saya adalah Anda memiliki banyak klub besar yang ingin membeli pemain. Saya pikir akan ada lebih banyak uang daripada pemain bagus di bursa transfer pemain.”

Manchester United memburuk bukan karena Ferguson pensiun saja

“Jadi tidak akan mudah untuk melakukannya secara benar karena Anda memiliki Real Madrid, Bayern Munchen, PSG di luar sana, kemudian juga Arsenal dan Chelsea.”

Hanya sedikit yang bisa membayangkan sejauh mana penurunan Setan Merah ketika Sir Alex Ferguson mundur pada 2013. Wenger mungkin berada di posisi terbaik untuk berbicara tentang perubahan itu dan pelatih asal Prancis itu mengatakan kondisi buruk MU saat ini tidak hanya karena pensiunnya Ferguson.

“Saya akan mengatakan itu karena tiga faktor utama, dia (Ferguson) adalah kepribadian yang sangat besar di sepak bola dan pentingnya dia di klub, kualitasnya dominan. Setelah itu, ketika dia berhenti saya percaya itu adalah akhir dari satu generasi,” tandas Wenger.

“Bagi saya, akhir generasi bertepatan dengan Ryan Giggs, pemain luar biasa yang mengakhiri karirnya, dan yang kedua adalah kebijakan rekrutmen tidak berhasil.”

“Generasi yang lebih tua adalah periode fantastis United, jadi mereka kehilangan kualitas dan semangat karena semua pemain ini siap mati untuk The Red Devils, ditambah para pemain yang mereka beli belum semuanya sukses.”

“Ketiga hal ini bersama-sama menunjukkan bahwa tidak mudah untuk terus melanjutkan kesuksesan,” pungkas mantan pelatih Arsenal itu.