Site icon Gilabola.com

Arteta Temukan Momen Emas, Arsenal Menuju Gelar Liga Setelah 22 Tahun

Mikel Arteta pelatih Arsenal

Arsenal mulai menunjukkan tanda-tanda kuat sebagai kandidat terdepan calon juara Liga Inggris musim 2025/26.

Kekalahan kandang pertama Arsenal musim ini dari Manchester United pada pekan lalu sempat memunculkan keraguan. Banyak pihak mempertanyakan apakah tim asal London Utara itu mampu menjaga konsistensi hingga akhir musim.

Keraguan tersebut bukan tanpa alasan. Dalam tiga musim terakhir, Arsenal selalu finis di posisi kedua. Mereka bahkan dua kali gagal mempertahankan keunggulan besar di fase akhir kompetisi.

Namun, situasi musim ini terlihat berbeda.

Performa para pesaing utama yang mulai menurun membuat peluang Arsenal semakin terbuka. Kondisi ini memberi keuntungan besar bagi tim asuhan Mikel Arteta dalam perburuan gelar.

Akhir pekan lalu, Arsenal akhirnya kembali meraih kemenangan liga setelah empat laga tanpa hasil maksimal.

Bertandang ke Elland Road, mereka tampil efektif dan membawa pulang kemenangan 4-0 atas Leeds.

Keunggulan dua gol sudah diraih sejak babak pertama melalui sundulan Martin Zubimendi dan gol bunuh diri Karl Darlow, hasil dari situasi bola mati yang kembali menjadi senjata utama Arsenal.

Di babak kedua, Viktor Gyokeres dan Gabriel Jesus memastikan kemenangan dengan masing-masing mencetak gol, sekaligus membungkam kritik soal minimnya kontribusi lini depan.

“Kami benar-benar ingin menunjukkan seberapa besar keinginan kami untuk juara, dan saya rasa kami sudah membuktikannya,” ujar Arteta.

Manchester City Mulai Kehilangan Arah

Di saat Arsenal mulai stabil, Manchester City justru masih mencari bentuk permainan terbaiknya.

Meski telah mengeluarkan dana besar dalam setahun terakhir untuk menyegarkan skuad Pep Guardiola, performa City belum menunjukkan konsistensi yang diharapkan.

Saat bertandang ke markas Tottenham, City sempat unggul 2-0 di babak pertama. Bahkan, para pendukung tuan rumah terlihat frustrasi dengan permainan timnya sendiri.

Namun, keunggulan itu sirna setelah Dominic Solanke mencetak dua gol di babak kedua dan memaksa laga berakhir imbang 2-2.

Hasil tersebut membuat City hanya meraih satu kemenangan liga dari enam pertandingan sepanjang 2026.

Menanggapi hasil ini, Jamie Redknapp menyebut Arteta pasti merayakannya.

“Dia pasti akan membuka sebotol anggur malam ini,” kata Redknapp.

“Menurut saya, gelar ini sudah hampir pasti milik Arsenal. Mereka bisa menang dengan selisih delapan sampai sepuluh poin. Saya akan sangat terkejut jika mereka gagal juara.”

Redknapp juga menilai Arsenal sebelumnya sempat terlihat tegang.

“Para pemain, pelatih, dan suporter sempat terlihat cemas. Itu menular ke dalam tim. Tapi sekarang mereka bisa lebih rileks, dan itu berbahaya bagi lawan.”

Aston Villa Kehilangan Momentum

Selain Manchester City, Aston Villa juga mulai tertinggal dalam persaingan.

Saat peluang mereka untuk ikut bersaing juara mulai terbuka, performa justru menurun. Kekalahan 0-1 di kandang dari Brentford yang bermain dengan 10 orang membuat Villa kini terpaut tujuh poin dari Arsenal.

Menurut Redknapp, kondisi ini menunjukkan betapa pentingnya kedalaman skuad dalam perebutan gelar.

Ia menilai Arsenal saat ini memiliki komposisi pemain terbaik di Premier League.

“Mereka punya pemain paling lengkap, dan tidak ada tim yang cukup kuat untuk menyaingi mereka,” ujarnya.

“Villa luar biasa musim ini, pencapaian mereka sangat hebat. Tapi cedera membuat mereka kehabisan tenaga. City juga tidak cukup stabil.”

“Mereka tidak lagi mampu menjalani 18 atau 19 pertandingan tanpa kalah seperti beberapa tahun lalu.”

Arsenal Diuntungkan Kedalaman Skuad

Keunggulan Arsenal saat ini tidak hanya terletak pada hasil pertandingan, tetapi juga pada kualitas tim secara keseluruhan.

Arteta memiliki banyak opsi di setiap lini, sehingga mampu menjaga performa meski menghadapi jadwal padat dan tekanan besar.

Dengan konsistensi yang mulai terjaga, pesaing yang melemah, serta kepercayaan diri yang kembali tumbuh, Arsenal kini berada di posisi paling menguntungkan dalam perburuan gelar Premier League.

Jika tren positif ini berlanjut, musim ini berpotensi menjadi momen bersejarah bagi The Gunners untuk mengakhiri penantian panjang mereka meraih trofi liga.

Exit mobile version