Aubameyang Cetak Rekor Pada Laga Arsenal vs Stoke City

Pierre-Emerick Aubameyang membuat rekor pada hari Minggu (01/04) saat ia mencetak dua gol dalam kemenangan Arsenal 3-0 atas klub Liga Inggris Stoke City.
Berita Terkini - Pierre-Emerick Aubameyang membuat rekor pada hari Minggu (01/04) saat ia mencetak dua gol dalam kemenangan Arsenal 3-0 atas klub Liga Inggris Stoke City.

Gilabola.com – Pierre-Emerick Aubameyang membuat rekor pada hari Minggu (01/04) saat ia mencetak dua gol dalam kemenangan Arsenal 3-0 atas klub Liga Inggris Stoke City.

Pemain asal Gabon, Pierre-Emerick Aubameyang, yang tiba dari Borussia Dortmund dengan biaya transfer sebesar 56 juta pound (1,08 triliun rupiah) di bulan Januari mencetak dua gol di babak kedua. Setelah itu ia melewatkan kesempatan untuk mencetak hattrick dengan membiarkan Alexandre Lacazette untuk mengambil penalti jatahnya di menit-menit terakhir pertandingan.

Setelah mencetak gol dari titik putih, Aubameyang memilih untuk memberikan kesempatan kepada pemain asal Perancis tersebut untuk mengeksekusi penalti sebagai gol pertamanya usai kembali dari cedera, tetapi Aubameyang telah membuat rekor dengan kontribusinya di lapangan.

Dia menjadi pemain Arsenal pertama yang mencetak lima gol dalam enam pertandingan Premier League pertamanya untuk The Gunners, setelah mencetak gol juga saat melawan Watford, Everton dan Brighton.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Mempertimbangkan kualitas sejumlah striker besar yang The Gunners miliki sebelumnya seperti Thierry Henry, Robin van Persie dan Dennis Bergkamp, yang semuanya tampil cemerlang untuk raksasa London Utara tersebut, prestasi Aubameyang tidak boleh dianggap enteng.

Setelah pertandingan, pemain asal Gabon berusiaĀ 28 tahun itu menjelaskan keputusannya untuk tidak mengambil penalti yang sebenarnya bisa membuatnya mencetak enam gol dari enam laga.

“Tentu saja saya tahu bahwa Laca [zette] kembali dan saya pikir saya sudah mencetak dua gol sehingga saya membiarkan dia untuk mengambil tendangan penalti. Itu [merupakan keputusan yang] normal,” katanya.

“Itu baik untuk kepercayaan dirinya. Jadi itu sebabnya mengapa saya membiarkannya maju untuk mengeksekusi penalti.” tegasnya.