Baru Dua Kali Main 90 Menit, Pogba Akui Periode Tersulitnya Sepanjang Karir

Gilabola.com – Bintang Perancis Paul Pogba akhirnya angkat bicara tentang situasinya di Manchester United, hanya beberapa hari usai manajer Les Bleus membelanya atas situasinya sulitnya di Old Trafford.

Gelandang Manchester United Paul Pogba menggambarkan musim ini sebagai yang paling sulit dalam karirnya sejauh ini setelah kehilangan tempatnya di skuad utama asuhan Ole Gunnar Solskjaer.

Rekor transfer Setan Merah senilai 1,7 Trilyun rupiah itu hanya dua kali saja dipercaya bermain penuh selama 90 menit musim ini dan secara rutin dicadangkan oleh sang pelatih Norwegia guna mendukung duet Scott McTominay dan Fred.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Pogba juga menghadapi ketidakpastian seputar masa depannya, dengan kontraknya akan berakhir dalam 18 bulan lagi, sementara dia kecewa karena klub tidak berkonsultasi dengannya sebelum mengaktifkan klausul perpanjangan.

Mantan bintang Juventus itu juga banyak menuai kritik lantaran serangkaian performa buruk dan inkonsisten, termasuk menjadi biang kekalahan 0-1 di tangan Arsenal dalam laga kandang terakhirnya di Liga Inggris.

“Saya tidak pernah mengalami masa sulit dalam karir saya,” kata gelandang 27 tahun itu itu kepada RTL France, Minggu. “Di tim Perancis, saya menghirup udara segar, bersama tim yang luar biasa. Sungguh suasana yang menakjubkan.”

Sebelumnya manajer Les Bleus Didier Deschamps menyinggung Manchester United soal kesulitan Pogba belakangan ini, menyebut situasi sang gelandang di klubnya sangat mempengaruhi pemainnya di dalam dan di luar lapangan.

“Dia tidak dalam kondisi terbaiknya, tentu saja. Saya tahu itu sebelum pertandingan,” kata pelatih pemenang Piala Dunia 2018 itu. “Pertandingan (melawan Finlandia dalam kekalahan 2-0) ini dimaksudkan untuk memberinya ritme permainan. Dia tahu bahwa dia hanya akan bermain selama satu jam. Jelas, dia tidak dalam salah satu periode terbaiknya saat ini. Seperti semua pemain yang memiliki situasi klub yang tidak positif, mereka juga terpengaruh secara mental. Saya cukup mengenalnya dan itu bisa terjadi pada beberapa momen dalam karir sepak bola.”

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO