Site icon Gilabola.com

Baru Sebentar di Arab Saudi, Darwin Nunez Sudah Bersiap Kembali ke Premier League!

Darwin Nunez

Darwin Nunez Masuk Radar Chelsea dan Newcastle United untuk Musim Depan

Gilabola.com – Pelatih Arne Slot gagal mempertahankan gelar liga yang diraih pada musim debutnya setahun lalu. Kini, peluang tampil di kompetisi antarklub terbesar Eropa musim 2026/27 menjadi hiburan tersendiri bagi klub berjuluk The Reds itu.

Saat ini mereka berada di posisi keempat klasemen dengan koleksi 58 poin. Meski begitu, peluang finis di lima besar masih belum aman karena mereka masih harus menghadapi The Blues, Aston Villa, dan Brentford pada tiga laga terakhir musim ini.

Darwin Nunez Berpeluang Kembali ke Premier League

Darwin Nunez dikabarkan akan meninggalkan Al-Hilal kurang dari satu tahun setelah bergabung dengan klub Arab Saudi tersebut.

Penyerang asal Uruguay itu membela Liverpool pada periode 2022 hingga 2025, tetapi performanya dianggap belum mampu memenuhi ekspektasi dari nilai transfer sebesar sekitar Rp1,3 triliun.

Karena alasan itu, pihak klub memutuskan melepasnya ke Saudi Pro League musim panas lalu dengan nilai transfer sekitar Rp936 miliar. Namun, perjalanan Nunez di Timur Tengah tidak berjalan mulus.

Meski sempat tampil menjanjikan di awal, ia kemudian tersingkir dari skuad setelah kedatangan Karim Benzema pada Januari lalu. Situasi itu dipengaruhi aturan kuota pemain asing yang diterapkan liga setempat.

Peraturan tersebut hanya mengizinkan delapan pemain asing kelahiran sebelum 2003 masuk ke dalam skuad utama berisi 25 pemain.

Nunez sendiri sudah tidak tampil sejak Februari dan disebut telah mencapai kesepakatan dengan klubnya untuk berpisah setelah musim berakhir. Jika kontraknya dibatalkan, pemain berusia 26 tahun itu bisa didapatkan secara gratis.

Walaupun peluang kembali ke Anfield dinilai kecil, beberapa klub Premier League disebut tertarik memantau situasinya. Newcastle United dan Chelsea dikabarkan menjadi dua tim yang mengawasi perkembangan sang striker.

Pemilik Liverpool Ubah Keputusan Setelah Protes Suporter

Pemilik Liverpool memutuskan menunda rencana kenaikan harga tiket selama tiga musim setelah mendapat gelombang protes dari suporter. Dalam beberapa pertandingan terakhir di Anfield, para pendukung terlihat membawa spanduk serta menyuarakan kritik kepada Fenway Sports Group.

Sebelumnya, manajemen klub mengumumkan rencana kenaikan harga tiket secara bertahap hingga 2030. Kebijakan itu memicu kemarahan fans meski pihak klub berdalih biaya operasional dan inflasi terus meningkat.

Setelah melakukan diskusi dengan kelompok suporter, manajemen akhirnya mengubah sebagian keputusan tersebut. Harga tiket umum tetap naik tiga persen untuk musim depan, tetapi tarif akan dibekukan selama dua musim berikutnya.

Dalam pernyataan resminya, pihak klub menyebut akan mencari solusi jangka panjang bersama Dewan Suporter demi menghindari kenaikan harga tiket di masa depan serta menjaga keterjangkauan bagi generasi berikutnya.

Klub juga menegaskan mereka tetap harus mengelola tantangan finansial secara bertanggung jawab agar mampu bersaing di level tertinggi sepak bola.

Kelompok suporter Spirit of Shankly turut memberikan tanggapan. Mereka mengakui masih ada pendukung yang kecewa dengan kenaikan harga tiket musim depan, tetapi menegaskan dialog dengan klub akan terus dilakukan demi mencegah kenaikan lanjutan.

Mereka juga berterima kasih kepada para pendukung yang ikut membagikan selebaran, melakukan protes, dan menyuarakan aspirasi hingga keputusan klub akhirnya berubah.

Exit mobile version