Bela Guardiola, De Bruyne Beberkan Alasan Yaya Toure Jarang Dimainkan

Kevin de Bruyne mengatakan Yaya Toure jarang dimainkan oleh Manchester City karena masalah kebugaran.
Kevin de Bruyne mengatakan Yaya Toure jarang dimainkan oleh Manchester City karena masalah kebugaran.

Gilabola.com – Bintang Manchester City Kevin de Bruyne ikut angkat bicara menanggapi tudingan Yaya Toure yang menyebut manajer Manchester City Josep Guardiola bersikap rasis. De Bruyne mengatakan tuduhan Toure itu tak berdasar.

Media di Inggris awal pekan ini ramai memberitakan pernyataan Yaya Toure yang menuduh Pep Guardiola tidak suka dengan pemain-pemain berkulit hitam asal Afrika. Hal itu diungkapkan Toure setelah dia resmi berpisah dengan City di akhir musim 2017-18 setelah delapan tahun lamanya di membela klub itu.

Diyakini Toure mengeluarkan tudingan itu lantaran sakit hati lebih sering menjadi penghangat bangku cadangan selama dua musim terakhir sejak City dibesut oleh Guardiola. Secara total dia hanya bermain 48 kali di semua kompetisi dalam dua musim terakhir. Padahal sebelumnya dia merupakan pemain yang tak tergantikan.

Tapi apa yang dituduhkan oleh Yaya Toure itu tegas-tegas ditepis oleh Kevin de Bruyne. Pemain asal Belgia ini mengaku tidak pernah melihat ada bukti dari Guardiola tak menyukai pemain-pemain asal Afrika seperti yang dikatakan Toure.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

“Saya tidak pernah melihat itu (perlakuan rasis). Saya kira, akan aneh kalau pelatih rasis, dengan seluruh pemain-pemain berkulit hitam di tim kami,” kata De Bruyne seperti dilansir Guardian.

“Saya tidak tahu apa yang Yaya katakan, atau apakah salah tulis, atau dibesar-besarkan. Ketika Anda tidak bermain, Anda pasti akan selalu mencari suatu (alasan) untuk diungkapkan,” katanya.

Kevin De Bruyne lalu mengungkapkan alasan kenapa Yaya Toure tidak banyak bermain selama Pep Guardiola memimpin Manchester City. Menurut dia, alasan utamanya adalah karena Toure tidak cukup bugar untuk dimainkan.

“Kami memiliki musim terbaik, jadi pada akhirnya pelatih mengambil keputusan dengan memainkan pemain yang banyak bermain (bugar). Jadi tahun ini pelatih mungkin berpikir Yaya tidak cukup, tidak cukup bugar,” ungkap De Bruyne.

Sementara itu, Pep Guardiola sendiri memilih bersikap santai terhadap tudingan rasis itu. Dia tak mau memberi tanggapan. “Saya tak akan memberi komentar pada komentar-komentar itu. Tak ada yang bisa saya ungkapkan,” kata Guardiola di Manchester Evening News.