Bintang Chelsea yang Terlupakan Ini Jadi Lambang Sukses Terbesar Thomas Tuchel

Gila Bola – Bintang Chelsea yang hampir tak pernah tampil setelah Chelsea diasuh Thomas Tuchel, jadi lambang sukses terbesar pelatih asal Jerman itu di klub London Barat tersebut.

Tuchel turunkan Emerson Palmieri di menit-menit akhir laga melawan Atletico Madrid, namun dia-lah pemain yang berhasil menggandakan keunggulan The Blues di laga melawan pemuncak klasemen La Liga tersebut.

Hasilnya, The Blues berhasil melaju ke perempat-final Liga Champions, untuk pertama kalinya sejak tahun 2014. Saat itu, Tuchel beralih melirik para pemainnya yang kerap menunggu giliran bermain mereka di bench, dan putuskan untuk memberi waktu kepada dua di antaranya untuk bermain sebagai cameo dari bangku cadangan.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
TOTOBET
TOTOBET

Suporter Chelsea yang senang melihat kesempatan bermain yang diberikan klub kepada dua pemain cadangan saat itu, tentunya berharap hal itu juga didapat Billy Gilmour dan Tino Anjorin. Nyatanya, hal itu tidak terjadi.

Tuchel malah turunkan dua bek kiri: Ben Chilwell yang masuk menggantikan Marcos Alonso dan yang lebih mengejutkan, mantan pelatih PSG itu menunjuk Emerson Palmieri untuk bermain menggantikan Kai Havertz.

Emerson selama ini menjadi pemain ‘yang paling menderita’ dengan kedatangan Thomas Tuchel ke Stamford Bridge. Sementara ia juga tak masuk dalam starting XI skuad Frank Lampard, dia setidaknya menjadi wakil Chilwell dalam urutan permainan di posisi bek kiri.

Keputusan Tuchel untuk mengubah skema permainan menjadi 3-4-2-1, telah membuat Marcos Alonso kembali ke tim inti. Sebagai hasilnya, Emerson makin mundur dalam antrian permainan di posisi wing-back kiri.

Penampilannya yang cuma lima menit di laga melawan Atletico, di mana ia mencetak gol kedua Chelsea dalam pertandingan itu, menjadi satu-satunya pertandingan sepak bola yang dimainkan bintang berusia 26 tahun itu sejak Tuchel datang di pertandingan putaran kelia Piala FA melawan Barnsley.

“Pemain itu sudah menderita sepanjang waktu karena keputusan saya,” tandas Thomas Tuchel usai kemenangan timnya atas Atletico, seperti dilansir Football.London.

“Kami punya tiga pemain di satu posisi, yakni Marcos, Chilly dan Emerson. Sejak kami mulai bermain dengan tiga pemain belakang dan memilih para pemain yang berbeda, dia hanya memiliki kesempatan bermain di satu pertandingan perebutan piala, itulah yang dia lakukan,” tambahnya.

“Setelah beberapa hari dia harus merasa puas dengan informasi dan gaya permainan baru, dia berlatih dengan luar biasa. Dia salah satu pemain terbaik, Anda bisa Anda bayangkan kemampuannya. Dia selalu ramah, dan punya kualitas luar biasa. Perlu bagi kami untuk memberinya penghargaan dan beberapa menit bermain sebagai ucapan terima kasih atas sikapnya,” tandas pelatih Chelsea berusia 47 tahun itu.

“Dia contoh yang sempurna. Kami dapat penghargaan besar seperti itu, semua orang merayakan dan semua orang bahagia untuknya, karena saya benar-benar percaya pada semua orang di tim saya, merasakan bagaimana dia bekerja untuk tim ini,” ujarnya.

“Semuanya tidak mudah, dia kesampingkan masalah pribadinya dan dia mainkan peranannya, memberi 100 persen, menjadi pemain yang super profesional, dan di waktu yang bersamaan menjadi pemain yang sangat cemerlang. Dia tak pernah biarkan pemain lain kecewa dengan mood buruk, benar-benar luar biasa,” ungkap Tuchel.

“Saya harus berikan penghargaan baru untuknya. Saya bilang padanya, saya sangat senang, bersyukur dan berterima kasih dengan apa yang ditunjukkannya hari ini. Benar-benar menyenangkan memilikinya di tim ini,” tambahnya.

AHABET
AHABET