Bisa Dapat Pekerjaan Baru, Bos Pecatan Spurs Doakan Ada Pelatih Lain yang Dipecat

Nuno Espirito Santo masih ingin bertahan di Premier League meski agennya dikabarkan telah membuka peluang untuk pekerjaan di luar Inggris dengan Olympique Lyonnais dan LOSC Lille menjadi dua destinasi potensial.

Memang itu merupakan karir yang menyedihkan bagi Nuno Espirito Santo di London Utara saat dia hanya bertahan selama empat bulan setelah bergabung dari Wolves di musim panas, karena timnya kalah lima kali dari 10 pertandingannya di Premier League.

Padahal dia sempat terpilih menjadi pelatih terbaik Premier League di bulan pertamanya di klub ketika mengantarkan The Lilywhites menang di tiga pertandingan pembuka secara beruntun dengan tanpa kebobolan, membuat mereka sempat nangkring di puncak klasemen.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Kini setelah pemecatannya di Tottenham Hotspur, Nuno Espirito Santo dikabarkan sedang menunggu pekerjaan lain di klub Premier League jika ada klub yang ingin mengganti manajer mereka, mengingat bahwa sejauh ini sudah ada lima pemecatan yang sudah dilakukan di sepanjang musim 2021/2022, termasuk dirinya.

Sayangnya bahwa mantan bos Wolves itu tidak masuk dalam pertimbangan untuk posisi manajerial di Norwich City dan Aston Villa yang baru-baru ini kosong, dengan Dean Smith dan Steven Gerrard akhirnya mengambil pekerjaan tersebut.

Menurut laporan SunSport, agen Nuno Mendes sekarang sedang bekerja untuk mencarikan Nuno Espirito Santo pekerjaan baru di Liga Prancis. Perlu diketahui bahwa sejauh ini sudah ada sembilan pelatih yang meninggalkan pekerjaan mereka di Ligue 1, termasuk selama musim panas 2021 lalu.

Nah LOLS Lille dan Olympique Lyonnais yang sama-sama baru mendatangkan bos baru selama musim panas lalu, bisa berkeinginan untuk mengganti juru taktik mereka setelah menjalani awal musim yang mengecewakan dengan masing-masing berada di peringkat ke-12 dan ketujuh.

Lille memenangkan gelar liga pertama dalam satu dekade selama musim 2020/2021 lalu, tetapi Christophe Galtier kemudian memutuskan untuk pergi ke OGC Nice dengan Jocelyn Gourvennec menggantikannya. Sementara Lyon menunjuk pelatih Belanda Belanda Peter Bosz di pucuk pimpinan setelah Rudi Garcia mengundurkan diri pada bulan Mei.

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO