HomeLiga InggrisBlunder Fatal Lukas Hornicek Tenggelamkan Newcastle United

Blunder Fatal Lukas Hornicek Tenggelamkan Newcastle United

Satu kata! Parah! Performa kandang Newcastle United benar-benar merosot tajam. Mereka kembali bertekuk lutut di hadapan Everton untuk kali kedua dalam rentang waktu beberapa hari saja. Padahal, The Toffees tampil biasa saja. Mereka sama sekali tidak brilian. Tapi, itu sudah lebih dari cukup untuk membungkam tuan rumah.

Gol tunggal kemenangan tim tamu dicetak oleh Thierno Barry. Menariknya, gol itu nyaris tak pernah mendapat balasan setimpal dari kubu tuan rumah. Sebuah cerminan telak dan mengerikan mengenai compang-campingnya skuad ‘Newcastle 2.0’ saat ini.

Tanpa Struktur, Tanpa Arah

Bencana sudah terlihat sejak peluit kick-off dibunyikan. Skuad Newcastle tampil compang-camping tanpa struktur permainan yang jelas. Sebaliknya, Everton tampak jauh lebih kompeten serta terorganisir. Mereka cuma kurang tenang di depan gawang.

Sempat ada secercah harapan jelang turun minum. Tuan rumah mengurung pertahanan lawan sesaat. Tapi apa daya? Begitu memasuki sepertiga akhir lapangan, aliran bola berubah panik. Kelihatan sekali para pemain kebingungan sendiri. Mau dibawa ke mana bola itu? Mereka tidak tahu.

Gol yang ditunggu-tunggu tim tamu akhirnya lahir sesaat selepas jeda. Kelengahan lini belakang langsung menghukum tuan rumah. Tyrique George dibiarkan berdiri tanpa pengawalan ketat dalam situasi bola mati. Ia melepaskan tembakan mendatar ke arah gawang.

Sial bagi Newcastle. Bola meluncur mulus persis di bawah kolong kaki kiper Lukas Hornicek. Tanpa ampun, Thierno Barry langsung menyambar bola liar tepat di garis gawang.

Kiper asal Republik Ceko itu dipastikan tidak akan mau melihat ulang rekaman gol tersebut.

Kemarahan Publik St. James’ Park

Blunder konyol semacam itu sudah jadi makanan sehari-hari Newcastle belakangan ini. Langit mendadak runtuh. Hujan turun deras. Cemoohan penonton langsung membahana di udara November yang membeku.

Sulit membayangkan babak pertama bisa berjalan lebih buruk dari itu. Tapi nyatanya, mereka sanggup tampil lebih hancur lagi di paruh kedua.

Jadikan Gilabola.com sumber berita pilihan Anda!

Kreatif? Nol besar. Tidak ada kreasi. Tidak ada variasi serangan. Tidak ada pola permainan yang jelas. Benar-benar hampa.

Perlu pula Anda tahu bahwa publik St. James’ Park dikenal sangat sabar dan pemaaf. Tapi malam ini rasanya sudah berbeda. Sebagian suporter mulai berbalik arah melancarkan protes keras. Situasi ini tentu sangat mengkhawatirkan bagi sang manajer, Matthias Jaissle.

Hanya dia seorang yang tahu pasti apakah dirinya masih punya kapasitas mencari jalan keluar dari segudang masalah klub. Apapun caranya, ia wajib segera berbenah. Adaptasi cepat harga mati jika tidak ingin posisinya dipinggirkan.

Matius Gunadi Henoch
Matius Gunadi Henochhttps://gilabola.com/author/gunadi/
Matius Gunadi Henoch adalah suara otoritatif dalam dunia jurnalistik olahraga, dengan fokus pada sepak bola Eropa dan Indonesia. Ia menggabungkan pengetahuan mendalam tentang permainan dengan kemampuan menulis yang menarik untuk memberikan pengalaman membaca yang tak terlupakan.

BERITA TERKAIT

TERKINI