Bos Newcastle United Ogah Simpan Amarah

Rafa Benitez, Newcastle United
Rafa Benitez mungkin geram karena klub tak mengabulkan permohonannya untuk mendatangkan sejumlah pemain

Berita Bola – Jendela transfer Liga Inggris sudah ditutup dan hanya sedikit pemain yang didapat oleh Newcastle United. Tapi manajer Newcastle United Rafael Benitez tidak ingin menyimpan amarah.

Eks manajer Liverpool, Napoli dan Real Madrid itu sempat diyakini berselisih dengan Mike Ashley selaku pemilik The Magpies perihal kebijakan transfer.

Keluhan-keluhan Benitez lantang disuarakan pada pra-musim kemarin, sampai-sampai para suporter bertekad tidak akan menghadiri satu pun pertandingan Newcastle sebagai bentuk protes terhadap Mike Ashley.

Namun kini Rafael Benitez mengaku sudah melupakan kegeramannya tersebut, seiring ditutupnya bursa transfer dan akan dilakoninya pertandingan pertama melawan Tottenham Hotspur.

BACA:  Jose Mourinho Sebut Nama Kapten Manchester United

“Saya sekarang lebih tenang dengan ditutupnya jendela transfer. Ini saatnya untuk melakukan apa yang kami lakukan musim lalu dan memiliki dukungan fans di belakang kami. Segala yang kami lakukan di musim lalu harus terulang di musim ini,” ucap pria asal Spanyol ini.

Advertisement

“Saya yakin para fans beranggapan: ‘Oh Rafa marah’. Namun saya mencoba menambal tim sepanjang jendela transfer. Sekarang itu sudah berakhir. Kami harus berkonsentrasi pada sepak bola. Kami harus fokus ke Spurs, yang akan jadi pertandingan sulit.”

“[Bursa transfer musim panas] seharusnya berjalan lebih baik? Ya, selalu bisa lebih baik. Namun saya puas dengan tim. Saya yakin semangatnya ada di dalam anak asuh saya untuk melakoni musim yang bagus lagi.”

BACA:  Hasil West Ham United vs Bournemouth, Skor Akhir 1-2

Saat ini kontrak Rafael Benitez akan berakhir pada tahun depan tapi ia mengaku belum mau menandatangani perpanjangan kontrak.

“Saya ingin tetap tinggal, tapi ini bukan saatnya untuk bernegosiasi. Jika kita harus berbicara soal perpanjangan kontrak, kita bisa melakukannya kapan pun itu. Namun saya fokus kepada tim dan mengakhiri musim setinggi mungkin di papan klasemen,” tambahnya.

BACA:  Kevin de Bruyne Cedera, Musuh-musuh Manchester City Gembira

“Ini menjadi musim panas yang sulit tapi kami sudah siap dengan Liga Inggris. Tim-tim promosi telah menghabiskan banyak dana tapi kami mempunyai skuad yang kompetitif. Walaupun jika kami tidak membayar mahal [Salomon] Rondon, [Yoshinori] Muto atau Kenedy, skuad masih berisikan pemain-pemain yang bagus.”

“Target kami adalah tidak terkena degradasi, tapi kenyataannya jika kami bisa melakukan apa yang kami lakukan di musim lalu, Newcastle United bisa berada di posisi lebih tinggi dari peringkat ke-17.”

Ikuti perkembangan berita seputar sepak bola hanya di Gilabola.com