Brighton Pecat Pelatih Chris Hughton

Brighton Pecat Pelatih Chris Hughton

Gilabola.com – Brighton pecat pelatih Chris Hughton setelah the Seagulls akhiri musim ini di peringkat 17 papan klasemen akhir Liga Premier.

Brighton tercatat hanya menang dalam tiga dari 23 pertandingan terakhir mereka di ajang liga, bahkan tak pernah menang dalam sembilan laga terakhir musim ini. Pimpinan klub, Tony Bloom, mengatakan apa yang menjadi catatan Brighton di musim ini telah menempatkan status klubnya benar-benar berisiko.

Hughton yang gabung Albion pada Desember 2014, sebenarnya berhasil membawa klub tersebut mendapat promosi ke Liga Premier untuk pertama kalinya pada 2017 lalu. Namun, di musim pertamanya, the Seagulls hanya menutup musim di posisi 15.

Pelatih berusia 60 tahun itu – yang dikontrak Albion hingga 2021 mendatang, juga berhasil membawa klub tersebut berlaga di semi final Piala FA musim ini. Sayangnya, Albion kalah 0-1 dari Manchester City.

Waktunya Lakukan Perubahan

Advertisement
advertisement
advertisement
DepoToto
DepoToto

“Perjalanan tim kami, yang hanya meraih tiga kemenangan dalam 23 pertandingan Liga Premier, membuat status kami berada pada risiko yang signifikan. Dengan hasil itu, dalam pemikiran dan kinerja selama periode itu, saya merasa ini menjadi waktu yang tepat untuk lakukan perubahan,” ujar Bloom.

“Tidak diragukan lagi, ini merupakan salah satu keputusan paling sulit yang harus saya ambil sebagai pimpinan klub ini. Tapi, akhirnya saya telah memutuskannya, melihat bagaimana kami harus berjuang di paruh kedua musim ini,” tambahnya.

Hughton hanya berhasil membawa timnya memenangkan 40,93 persen dari 215 pertandingan, dan sempat dinobatkan sebagai Pelatih Liga Premier Terbaik Bulan Ini pada Maret 2018. Hughton juga menjadi manajer Liga Premier ketujuh yang dipecat musim ini.

Masih Aman di Liga Premier

Bloom sempat memuji Hughton telah lakukan ‘pekerjaan luar biasa’ dalam menstabilkan klub, hingga mereka berhasil mendapat promosi dan mempertahankan posisi mereka di Liga Premier. “Chris akan selalu dikenang oleh staf dan suporter Albion sebagai salah satu manajer terbaik, serta paling dihormati klub kami,” ujar Bloom.

Bagi Hughton sendiri, ini merupakan ketiga kalinya mantan bek Timnas Republik Irlandia itu dipecat. Ia sebelumnya pernah dipecat Newcastle United pada 2010 dan Norwich City pada 2014.

Meski terseok-seok di sepanjang musim ini, posisi Albion tetap aman di Liga Premier dengan satu pertandingan tersisa yang mereka mainkan melawan Manchester City, Minggu (12/5). Mereka berhasil finish hanya dua poin di atas Cardiff City yang berada di urutan ke-18 dan sudah dinyatakan terdegradasi pada 4 Mei lalu.