Bruno Fernandes Jadi Penyedia Assist, Tapi Juga Penyebab Kebobolan Manchester United

Gilabola.com – Gelandang Portugal Bruno Fernandes menjadi pahlawan Manchester United dengan menyediakan assist bagi gol Marcus Rashford pada laga Premier League hari Sabtu malam (26/12), tapi selang 7 menit kemudian ia menjadi penyebab kebobolan gawang David De Gea.

Pada menit 23, berawal dari lemparan ke dalam pendek, setelah melewati tiga pemain di pinggir lapangan, bola berhasil diteruskan ke Bruno Fernandes, yang melakukan sliding seperti pemain balet untuk mengirimkan bola ke arah Marcus Rashford di dalam kotak penalti. Berhadapan satu-lawan-satu dengan kiper Kasper Schmeichel, pemain No 10  tersebut tidak menemui kesulitan berarti, menyarangkan bola ke sisi kiri gawang Leicester City dan mengubah laga Liga Inggris ini menjadi 0-1.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
TOTOBET
TOTOBET

Sementara itu selang tujuh menit kemudian bola sebuah serangan The Foxes berhasil dicegat di tengah jalan pada bagian kanan lapangan dan Harry Maguire susah payah mengumpan ke arah sang gelandang Portugal itu, yang mencoba mencongkel bola melewati seorang pemain tim biru tapi gagal. Usaha keduanya juga gagal dan dua umpan kemudian sampai ke Harvey Barnes dan ia melepaskan tendangan keras sedikit di luar kotak penalti yang mengubah skor menjadi 1-1.

Perhatikan bahwa Fernandes sebagai pemain berpengalaman sudah tahu kegagalannya akan berujung dengan peluang kebobolan sehingga ia mengejar terus si bundar sebelum diamankan Barnes dan dilepaskan ke gawang David De Gea dengan sepakan keras.

Channel Gilabola di Youtube

Sebenarnya saat pertandingan Liga Inggris di King Power Stadium ini baru berjalan kurang dari dua menit, Marcus Rashford memiliki peluang mencetak gol cepat saat menerima bola dan berhadapan satu-lawan-satu dengan Kasper Schmeichel. Tapi ia menanduk bola terlalu keras dan terlalu ke atas. Terbuang satu peluang emas Manchester United.

Skor terjaga 1-1 pada saat pertandingan Leicester City vs Manchester United ini memasuki babak kedua di King Power Stadium dengan tuan rumah sedikit lebih agresif dalam hal dominasi atas bola (56%), dua shots on target sama dengan tim tamu, serta operan yang lebih banyak (280 lawan 226).

AHABET
AHABET