Gilabola.com – Declan Rice kembali jadi bahan pembicaraan di Inggris. Kali ini bukan karena aksinya bersama Arsenal, melainkan pengakuan dari Bruno Fernandes yang ternyata masih kecewa Manchester United gagal merekrut gelandang timnas Inggris tersebut.
Kapten MU itu terang-terangan mengaku sempat berharap Rice datang ke Old Trafford sebelum akhirnya memilih Arsenal pada 2023 lalu.
Rice memang tampil menonjol sejak masih memperkuat West Ham United. Namanya sempat dikaitkan dengan Manchester United pada 2021, bahkan disebut sudah berbicara dengan beberapa pemain Setan Merah soal suasana klub.
Tapi transfer itu tidak pernah terjadi.
Arsenal kemudian datang dua tahun berselang dan menebus Rice dengan nilai 105 juta pounds atau sekitar Rp2,2 triliun. Nilai tersebut menjadi rekor transfer klub London Utara itu.
Fernandes rupanya belum bisa melupakan kegagalan tersebut.
“Saya selalu bilang Rice adalah pemain yang cocok bermain untuk Manchester United,” kata Fernandes dalam wawancara bersama Joel Beya.
“Saya sangat sedih ketika dia memilih Arsenal. Saya selalu merasa dia akan sangat pas untuk klub kami.”
Rice sendiri menjelma jadi salah satu pemain paling penting Arsenal musim ini. Di tengah upaya The Gunners memburu gelar Premier League dan Liga Champions, perannya di lini tengah dianggap vital untuk skuad Mikel Arteta.
Jamie Vardy Pernah Tolak Arsenal
Di sisi lain, Jamie Vardy juga kembali membahas keputusan besarnya beberapa tahun lalu saat menolak pindah ke Arsenal.
Momen itu terjadi setelah Leicester City secara mengejutkan menjuarai Premier League musim 2015/16. Arsenal yang kalah bersaing dalam perebutan gelar langsung bergerak mendekati Vardy atas permintaan Arsene Wenger.
Klub asal London tersebut siap mengaktifkan klausul pelepasan sang striker senilai 22 juta pounds atau sekitar Rp463 miliar saat itu.
Namun Vardy memilih bertahan di Leicester dan menandatangani kontrak baru.
Dalam podcast The Rest Is Football bersama Gary Lineker, Vardy mengaku situasi transfer itu terasa aneh baginya.
“Itu situasi yang terasa surreal. Saya belum pernah mengalami hal seperti itu,” ujar Vardy.
“Di atas kertas, mereka jelas klub yang jauh lebih besar.”
Striker yang kini memperkuat Cremonese itu mengatakan keputusan menolak Arsenal muncul setelah dirinya banyak berpikir saat menjalani tugas bersama timnas Inggris pada musim panas tersebut.
“Saya sedang bersama timnas Inggris waktu itu. Saat sedang away seperti itu, Anda punya terlalu banyak waktu untuk berpikir,” lanjutnya.
“Itu membuat saya memikirkan semuanya. Dan akhirnya saya bilang tidak. Transfer itu tidak terjadi.”
Vardy mengaku tidak menyesali keputusan tersebut. Bersama Leicester City, ia tetap sukses membangun karier besar dan menambah trofi Piala FA pada 2021.

