Buat Apa Man CIty Habis 6,7 Trilyun Buat Beli Bek? Lawan Leicester Saja Jebol 5 Kali!

Gila Bola – Pep Guardiola memiliki pekerjaan rumah besar untuk diselesaikan masalah pertahanan timnya usai Manchester City dibuat malu oleh Leicester City dengan kekalahan 5-2 di kandang sendiri.

The Citizens tentu saja salah satu favorit untuk memenangkan Premier League di musim 2020/2021 ini, bersama dengan Liverpool, tapi kini predikat itu perlu dipertanyakan lagi usai hasil memalukan di Etihad Stadium karena buruknya kinerja lini defensif mereka.

Tiga dari lima gol The Foxes berasal dari penalti yang dilakukan tiga dari empat bek mereka yang secara keseluruhan berharga 2,8 Trilyun rupiah, dengan hanya Eric Garcia yang merupakan bek bukan hasil dari pembelian.

Sementara secara keseluruhan, Pep Guardiola secara mengejutkan sudah menghabiskan hingga 6,7 Trilyun rupiah untuk belanja bek selama waktunya di Manchester untuk membeli John Stones, Aymeric Laporte, Joao Cancelo, hingga terakhir Nathan Ake.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
SBOTOP
SBOTOP

Bahkan pengeluaran untuk bek baru bagi bos Catalan bisa membengkak lebih besar lantaran bek Portugal Ruben Dias dikabarkan akan segera datang dari Benfica senilai 950 Milyar rupiah.

Sementara untuk dua gol lainnya, gol kedua Leicester City datang dari kesalahan Benjamin Mendy yang keluar dari posisinya dan Eric Garcia yang gagal membendung Jamie Vardy untuk menyerobot bola dan mencetak gol, sedangkan sebiji gol lain datang dari upaya jarak jauh James Maddison.

Manajer Pep Guardiola terus menghabiskan banyak uang untuk belanja bek tapi tidak ada perubahan signifikan, yang tampaknya mantan bos Barcelona dan Bayern itu perlu memperbaiki lagi taktik bertahan timnya.

Para bek Manchester City sangat baik terhadap bola, tapi buruk dalam manajemen pertahanan. Kyle Walker dan Benjamin Mendy sering keluar dari posisinya, sementara overall lini belakang mereka begitu terbuka untuk mudah diserang lewat serangan cepat dan umpan-umpan menusuk ke jantung pertahanan.

Bahkan kesalahan defensif yang sama adalah penyebab kekalahan mereka dari Lyon dalam laga Liga Champions musim lalu, serta kekalahan mereka dari Liverpool dalam perburuan gelar Premier League musim 2019/2020.