Buka Suara Terkait Ancaman Bom, Harry Maguire : Sabar Ada Batasnya, Bung!

Harry Maguire sadar bahwa dia harus menerima banyak kritikan dan sorotan atas kinerjanya mengingat seberapa banyak yang dihabiskan klub untuk mengontraknya.

Gila Bola – Harry Maguire membuka diri tentang ancaman bom yang dia terima awal tahun ini sambil memberi tahu para fans Manchester United bahwa kesabarannya ada batasnya setelah dia menjalani musim yang sangat buruk di musim ini.

Bek termahal dunia itu sejatinya memang tidak pernah benar-benar tampil sesuai harapan di Old Trafford, tapi itu adalah performa terburuk yang dia tampilkan selama musim 2021/2022, berandil besar pada bobroknya kinerja pertahanan The Red Devils yang kebobolan 57 gol selama musim ini di Premier League.

Memang Harry Maguire benar-benar harus menerima sorotan besar lantaran dia didatangkan oleh Manchester United dari Leicester City dengan rekor transfer dunia untuk pemain bertahan senilai Rp 1,6 Trilyun pada bursa transfer musim panas 2019 lalu.

Advertisement
KaikoSlot
KaikoSlot
TOTOBET
TOTOBET
GITARTOGEL
GITARTOGEL

Sementara dia selalu menjadi kambing hitam atas hasil yang mengecewakan Setan Merah, tekanan pada pemain internasional Inggris itu memuncak pada awal tahun ini ketika dia bahkan mendapatkan ancaman bom di rumahnya yang membuatnya harus mendatangkan polisi untuk melakukan pelacakan di rumahnya dan memastikan kebenaran ancaman bom tersebut.

Kini ketika ditanya bagaimana reaksinya atas ancaman brutal tersebut, Harry Maguire bercerita, “Sabar ada batasnya. Kami adalah manusia. Saya punya keluarga. Orang-orang bertanya apakah itu mempengaruhi saya. Mentalitas saya adalah bahwa itu tidak terlalu mempengaruhi saya, tetapi ketika datang ke ancaman bom, itu lebih tentang keluarga.”

“Saya senang anak-anak saya berada pada usia di mana mereka tidak membaca sesuatu dan melihat sesuatu di berita. Jika anak-anak saya berusia lebih tua, mereka dapat melihat berbagai hal dan pergi ke sekolah dan orang-orang membicarakannya. Saat itulah hal itu memengaruhi Anda sedikit lebih banyak.”

“Saya dalam posisi di mana saya akan dikritik. Manchester United membayar sejumlah besar uang untuk saya. Ini adalah salah satu klub yang paling dicintai di dunia dan juga salah satu yang paling dibenci di dunia juga.”

“Kami tahu kami berada di bawah pengawasan yang paling ketat. Saya benar-benar menerima kritik ketika kami kebobolan gol atau membuat kesalahan. Saya cukup besar untuk menerima orang-orang mendukung saya dan mengatakan saya bisa berkembang.”

AHABET
INDOTOGEL
AHABET
INDOTOGEL
BANDARTOGEL77
TEXASPOKERCC
JAYAPOKER
HKINDO

Gilabola.com menyajikan informasi terkini dengan gaya bahasa ringan yang mudah dipahami dan update terbaru dari kompetisi Eropa dan internasional. Kunjungi juga channel Youtube resmi kami di @gilabolanews dan @gilabolastory

SebelumnyaIngin Jajal Sensasi Memainkan Pertandingan di Camp Nou? Siapkan Duit 4,7 Juta!
SelanjutnyaPrediksi Bulgaria vs Makedonia Utara, Tuan Rumah Buru Empat Kemenangan Beruntun