Gilabola.com – Manchester United semakin dekat untuk kembali ke Liga Champions setelah meraih kemenangan 2-1 atas Brentford di Old Trafford.
Casemiro kembali mencetak gol, sementara Bruno Fernandes kembali menyumbang assist. Dua pemain senior di lini tengah tersebut terus memberikan kontribusi penting sepanjang musim ini. Namun, sosok lain di lini tengah yang berkembang pesat di bawah arahan Michael Carrick menunjukkan bahwa tim ini memiliki masa depan yang aman untuk beberapa tahun ke depan.
Laga ini menjadi bagian terbaru dari perjalanan perpisahan Casemiro. Ia merayakan golnya dengan mencium lambang klub setelah mencetak gol kesembilan di Premier League musim ini. Masa baktinya di Manchester United tampaknya akan segera memasuki bulan terakhir. Sementara itu, masa depan Fernandes memang belum pasti, tetapi kontribusinya yang terus konsisten membuat Sir Jim Ratcliffe perlu mempertimbangkan untuk mempertahankannya.
Ratcliffe dikenal berhati-hati dalam mengelola keuangan klub. Ia mungkin akan ragu memberikan kenaikan gaji kepada pemain yang akan berusia 32 tahun pada September mendatang. Meski begitu, peran Fernandes tetap sangat besar bagi tim.
Berbeda dengan pemain senior, tidak ada risiko besar dalam memberikan kontrak jangka panjang kepada pemain muda. Kobbie Mainoo, yang baru berusia 21 tahun, akan segera menandatangani kontrak lima tahun. Melihat performa terbarunya, bukan tidak mungkin ia akan meminta peningkatan nilai kontrak.
Penampilan Mainoo dalam laga ini sangat menonjol. Ia membuka aksinya dengan dribel impresif ke dalam kotak penalti, lalu menunjukkan kekuatan fisik saat menahan Igor Thiago sebelum melewati tekel pemain tersebut.
Seperti saat tampil di Stamford Bridge, Mainoo kembali menunjukkan perkembangan pesat sebagai gelandang serba bisa. Ia tidak hanya piawai dalam menyerang, tetapi juga tampil disiplin dalam bertahan.
Ia melakukan tekel keras di babak pertama, lalu berhasil merebut bola yang menjadi awal proses gol kedua timnya. Gol tersebut mematahkan semangat lawan yang saat itu sedang bermain lebih dominan. Meski Benjamin Sesko sebagai pencetak gol dan Fernandes sebagai pemberi assist mendapat banyak pujian, Mainoo juga mendapatkan apresiasi dari rekan setimnya.
Performa ini menunjukkan bahwa kepercayaan dirinya telah kembali sepenuhnya. Seiring waktu, semakin terlihat mengejutkan bahwa ia baru menjalani laga starter pertamanya di Premier League musim ini saat Carrick pertama kali menangani tim pada 17 Januari. Kini, ia menjadi pemain yang sulit tergantikan.
Dalam rencana mencari gelandang bertahan baru pada musim panas nanti, Manchester United harus menemukan pemain yang bisa melengkapi peran Mainoo.
Kemenangan ini juga hampir memastikan langkah tim menuju Liga Champions musim depan. Mereka kini hanya membutuhkan dua poin tambahan untuk mengamankan tiket.
Ini merupakan laga Senin malam keenam bagi Manchester United musim ini. Sebelumnya, hasil yang diraih cukup beragam. Dua pekan lalu, tim tampil buruk saat kalah dari Leeds di Old Trafford.
Pada laga tersebut, mereka bermain lambat dan kehilangan ritme akibat jeda panjang selama 24 hari. Namun, dalam pertandingan kali ini, mereka tampil jauh lebih bertenaga sejak awal.
Mainoo hampir menciptakan peluang yang seharusnya bisa dimaksimalkan oleh Amad. Sementara itu, kiper lawan berhasil menggagalkan sundulan Harry Maguire di garis gawang. Pada situasi sepak pojok berikutnya, Maguire mengirim bola kembali ke depan gawang yang kemudian disundul oleh Casemiro menjadi gol.
Manchester United sempat tampil sangat dominan, namun intensitas permainan menurun setelah unggul. Mereka harus berterima kasih kepada kiper Senne Lammens yang melakukan beberapa penyelamatan penting, termasuk dari upaya Michael Kayode dan dua situasi berbahaya akibat kesalahan rekan setimnya sendiri.
Penampilan gemilang Lammens semakin penting ketika timnya berhasil mencetak gol kedua menjelang akhir babak pertama. Mainoo memulai serangan dari tekel penting di dekat kotak penalti sendiri, kemudian Fernandes membawa bola ke depan. Ia sempat menunda umpan, tetapi akhirnya memberikan assist yang diselesaikan dengan baik oleh Sesko.
Meski unggul dua gol, performa Manchester United sebenarnya tidak sepenuhnya dominan. Hal ini membuat Carrick melakukan perubahan saat jeda, dengan menarik keluar Amad dan memasukkan Noussair Mazraoui serta mengubah formasi menjadi tiga bek.
Keputusan ini menunjukkan fleksibilitas Carrick. Tambahan pemain di lini belakang membuat celah yang sebelumnya dimanfaatkan lawan menjadi lebih tertutup.
Namun, lawan berhasil memperkecil ketertinggalan menjelang akhir laga. Mathias Jensen mencetak gol spektakuler dari jarak sekitar 25 meter tiga menit sebelum waktu normal berakhir.
Situasi sempat menegangkan ketika Mikkel Damsgaard menyundul bola hasil umpan Dango Ouattara, tetapi Lammens kembali tampil sigap untuk menjaga keunggulan timnya.

