Gilabola.com – Bruno Fernandes baru saja menyamai rekor assist terbanyak dalam satu musim Premier League akhir pekan lalu. Tapi di balik itu, ada satu masalah yang mulai terlihat jelas di Manchester United.
Terlalu banyak serangan bertumpu pada kapten asal Portugal tersebut.
Michael Carrick kabarnya sudah membaca situasi itu sejak lama. Sosok yang disebut jadi favorit menangani Manchester United secara permanen tersebut kini mulai menyusun arah baru tim, dan target pertamanya datang dari Borussia Dortmund.
Nama Julian Ryerson mulai masuk radar Old Trafford.
Bek kanan timnas Norwegia itu disebut sedang dipantau United setelah laporan dari pakar Sky Sport Deutschland, Patrick Berger, mengungkap adanya potensi tawaran sebesar €30 juta atau sekitar Rp529 miliar.
Menariknya, transfer ini bukan sekadar soal mencari pelapis di posisi bek kanan.
Carrick diyakini ingin mengubah cara United menyerang.
Ryerson Punya Sesuatu yang Tidak Dimiliki Mazraoui
Noussair Mazraoui sebenarnya tidak tampil buruk. Namun di era Carrick, pemain Maroko itu justru lebih sering dimainkan di kiri atau bahkan sebagai bek tengah.
Posisinya mulai tidak aman.
Kalau melihat profil fisik, Ryerson dan Mazraoui sebenarnya mirip. Keduanya sama-sama berusia 28 tahun dan memiliki tinggi 183 centimeter.
Level permainan mereka pun tak terlalu jauh berbeda.
Namun gaya bermain keduanya bertolak belakang.
Mazraoui dikenal lebih aman dan konservatif saat menyerang. Sementara Ryerson jauh lebih agresif membantu lini depan. Musim ini saja ia sudah mencatatkan 10 assist di semua kompetisi.
Mazraoui? Belum mencatat satu pun assist. Itu yang tampaknya membuat Carrick tertarik.
Bisa Mengurangi Ketergantungan pada Bruno
Pengamat Bundesliga, Ronan Murphy, menilai kehadiran Ryerson bisa memberi dimensi baru untuk permainan United.
Menurutnya, selama musim ini terlalu banyak kreativitas serangan yang dibebankan kepada Bruno Fernandes di area tengah.
Ryerson dinilai mampu membantu lewat suplai bola dari sisi lapangan.
“Manchester United terlalu bergantung pada Fernandes musim ini. Kehadiran Ryerson bisa memberi ancaman tambahan dalam menyerang sekaligus tetap solid dalam bertahan,” ujar Murphy.
Carrick tampaknya ingin United bermain lebih agresif dan aktif menyerang dari banyak area, bukan hanya mengandalkan kreativitas Bruno.
Kalau transfer ini benar terjadi, efeknya mungkin tidak langsung terlihat di headline besar. Tapi secara permainan, perubahan itu bisa sangat terasa.
Dan Bruno Fernandes kemungkinan jadi pemain yang paling menikmati dampaknya.
Opini Gilabola.com
Carrick ingin membangun Manchester United dengan permainan yang lebih menyerang dari sisi sayap, dan Ryerson memang terasa cocok. United musim ini terlalu mudah ditebak karena hampir semua kreativitas berhenti di kaki Bruno Fernandes.
Transfer seperti ini juga menunjukkan Carrick mungkin lebih fokus membangun struktur tim dibanding sekadar mengejar nama besar. Dan itu bisa jadi awal yang menarik buat arah baru MU.

