Gilabola.com – Burnley kembali merasakan pahitnya kekalahan setelah gagal menjaga konsentrasi di fase krusial laga, menyerah 1-3 dari Brentford dalam duel Liga Inggris yang berubah liar di sepuluh menit terakhir. Pertandingan yang sempat terlihat berjalan datar berubah menjadi kekacauan total menjelang bubaran, dengan tiga gol lahir hanya dalam hitungan menit.
Drama Lima Menit yang Menghancurkan Burnley
Setelah lebih dari 80 menit tanpa gol dan minim peluang bersih, Brentford akhirnya membuka skor melalui penalti Igor Thiago pada menit ke-81. Burnley sempat merespons cepat lewat titik putih melalui Zian Flemming, yang dengan tenang mengecoh Caoimhin Kelleher pada menit ke-85.
Namun kedudukan imbang tak bertahan lama. Pertahanan Burnley langsung kembali goyah, dan hanya semenit berselang Thiago menghukum kelengahan lini belakang lawan dengan gol keduanya. Situasi semakin memburuk di masa tambahan waktu ketika Dango Ouattara memanfaatkan ruang besar di belakang pertahanan yang maju terlalu tinggi, menutup laga dengan skor 3-1.
Hasil ini memperpanjang rentetan kekalahan Burnley menjadi empat beruntun, sebuah pukulan berat bagi skuad Scott Parker yang sedang berjuang keluar dari tren negatif.
Perubahan Line-Up Besar dari Scott Parker
Parker membuat beberapa keputusan mengejutkan sebelum kick-off. Jaidon Anthony dicadangkan setelah performanya menurun drastis meski sempat mencetak empat gol di enam laga awal musim. Lesley Ugochukwu juga dikeluarkan dari XI utama, sebuah keputusan yang cukup menyita perhatian mengingat kekuatan fisiknya sering krusial di lini tengah. Hannibal dan Lyle Foster dipercaya mengisi slot starter, sementara Jordan Beyer, Connor Roberts, dan Zeki Amdouni masih absen.
Brentford jauh lebih stabil. Keith Andrews hanya melakukan satu perubahan dari kekalahan 1-2 pekan lalu melawan Brighton dengan memasukkan Mathias Jensen sebagai starter.
Brentford Menyerang Lewat Bola-Bola Udara, Burnley Bertahan dengan Susah Payah
Sejak detik pertama, Brentford langsung menguji Burnley lewat lemparan ke dalam jarak jauh. Tekanan udara dari barisan depan Bees membuat para bek Burnley harus bekerja keras, namun Martin Dubravka tampil cukup tenang mengawal area berbahaya.
Burnley sempat meminta penalti setelah sundulan Quildinschy Hartman mengenai tangan bek Brentford, tetapi jarak terlalu dekat sehingga wasit menilai tidak ada pelanggaran. Di sisi lain, Nathan Collins—yang disambut sorakan dari fans Burnley— nyaris membuka skor lewat sundulan tipis.
Kontroversi muncul pada menit ke-16 ketika Hannibal terjatuh di kotak penalti Brentford. Wasit Sam Barrott justru menganggapnya melakukan diving dan memberinya kartu kuning. Tayangan ulang menegaskan keputusan tersebut.
Peluang Berbalas Peluang, Tapi Kualitas Umpan di Final Third Menjadi Masalah
Thiago beberapa kali memberi ancaman bagi tuan rumah, sementara Mikkel Damsgaard menguji ketangguhan Dubravka dengan tembakan jarak jauh. Burnley membalas lewat Axel Tuanzebe yang hampir menyambar bola dari situasi bola mati, namun offside menganulir peluang tersebut.
Jelang akhir babak pertama, Flemming memaksa Kelleher melakukan penyelamatan penting lewat tembakan melengkung dari luar kotak penalti.
Babak Kedua: Brentford Menggempur, Burnley Kehilangan Arah
Babak kedua dibuka dengan peluang emas Aaron Hickey namun tembakannya melayang jauh. Brentford kemudian mencetak gol melalui Ouattara, tapi VAR menganulir karena offside. Ouattara terus menjadi ancaman dengan sundulan yang hanya melewati tiang jauh.
Burnley kesulitan mempertahankan penguasaan bola dan mulai kehilangan intensitas. Hannibal yang sudah mengantongi kartu kuning ditarik keluar demi menghindari risiko kartu merah, digantikan Ugochukwu. Kemudian Parker memasukkan Josh Laurent, Jacob Bruun Larsen, dan Anthony demi mencari energi baru.
Dua Penalti & Satu Gol Cepat: Titik Balik yang Meruntuhkan Segalanya
Puncak drama terjadi ketika Brentford mendapat penalti sepuluh menit sebelum waktu normal habis. Tuanzebe dinilai melanggar Ouattara meski tayangan ulang menunjukkan bek Burnley menyentuh bola terlebih dahulu. VAR memeriksa panjang, namun keputusan tetap tak berubah. Thiago menuntaskannya dengan sempurna.
Burnley mencoba membalas dengan memasukkan Armando Broja. Hasilnya langsung terlihat saat Anthony dijatuhkan Michael Kayode di area terlarang. Flemming mengonversinya menjadi gol keempatnya dalam tiga laga tandang.
Namun kegembiraan itu hanya bertahan sekejap. Jordan Henderson melepaskan umpan silang yang gagal diantisipasi Kyle Walker, dan Thiago memanfaatkan bola pantul untuk mencetak gol keduanya.
Pada akhirnya, Burnley harus menelan kekalahan lebih telak saat Ouattara menyelesaikan serangan balik untuk mengubah skor menjadi 3-1 di masa tambahan waktu.
Susunan Pemain
Brentford:
Kelleher; Hickey (Henry), van den Berg, Collins, Kayode; Henderson, Jensen (Yarmoliuk), Damsgaard; Schade (Nelson), Ouattara, Thiago (Lewis-Potter)
Cadangan: Valdimarsson, Pinnock, Onyeka, Ajer, Janelt
Burnley:
Dubravka; Walker, Tuanzebe, Esteve, Hartman; Florentino (Laurent), Cullen (Broja); Hannibal (Ugochukwu); Tchaouna (Bruun Larsen), Foster (Anthony), Flemming
Cadangan: Weiss, Pires, Ekdal, Edwards

