Cara Licik Tottenham Manfaatkan Krisis Ekonomi Barcelona Untuk Rekrut Phil Coutinho

Tottenham Hotspur bersiap melayangkan tawaran yang sangat buruk kepada Barcelona untuk mendatangkan gelandang Brasil Philippe Coutinho, memanfaatkan situasi ekonomi yang sulit di raksasa Catalan saat ini.

Joan Laporta memiliki tugas berat setelah mendapatkan jabatan sebagai presiden Barcelona, dengan dia harus mengatur bagaimana klub bisa melonggarkan gaji di ruang ganti dan memenuhi aturan batas gaji yang diterapkan Javier Tebas di La Liga.

Berdasarkan prestasi dan nama besar di masa lalu, Philippe Coutinho dan Samuel Umtiti masing-masing sekarang menjadi pemain dengan gaji tertinggi pertama dan ketiga dari skuad Blaugrana. Secara khusus, menurut situs web Salary Sport, gelandang Brasil menerima bayaran Rp 371 Milyar per tahun dan bek Prancis mendapatkan Rp 256 Milyar per tahun.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Sayangnya bahwa harapan Barcelona untuk bisa melepas keduanya dengan biaya transfer menemui kesulitan karena minimnya peminat pada kedua pemain yang berada dalam performa menurun itu, sementara gaji mereka juga terhitung sangat tinggi.

Lebih mirisnya lagi, situasi ekonomi mereka yang sulit sekarang justru coba dimanfaatkan oleh Tottenham Hotspur, yang ingin mengambil keuntungan dari kebutuhan finansial Blaugrana dengan mengajukan tawaran untuk mengontrak Philippe Coutinho tanpa biaya transfer, menurut laporan El Nacional.

Antonio Conte Conte tahu bahwa akan sangat meyakinkan bagi Barcelona untuk menghemat Rp 7,1 Milyar per pekan yang diperoleh pemain berkebangsaan Brasil itu, tetapi Joan Laporta menolak untuk melepaskannya dengan harga kurang dari Rp 324 Milyar.

Pemain berusia 29 tahun itu telah memantapkan tekadnya bahwa pilihan terbaik baginya adalah meninggalkan Camp Nou, dan agennya, dengan koneksi yang sangat baik di Inggris, juga menilai kemungkinan mengirimnya ke Everton dan Arsenal.

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO