Cardiff City Tak Minta Jadwal Ulang Lawan Arsenal Meski Lagi Berduka

Cardiff City Tak Minta Jadwal Ulang Lawan Arsenal Meski Lagi Berduka

Cardiff City tetap tidak meminta jadwal ulang untuk laga Liga Inggris melawan Arsenal meski lagi berduka. Hilangnya sosok Emiliano Sala dalam insiden pesawat yang ia tumpangi memang masih menyita perhatian luas.

Chairman Cardiff City, Mehmet Dalman, adalah yang menegaskan tidak ada rencana saat ini untuk mengatur ulang pertandingan mereka melawan Arsenal minggu depan. Mereka ingin laga tetap berlanjut meski pencarian untuk Emiliano Sala masih berlanjut setelah hilang pesawatnya.

Penyerang Argentina, yang dikontrak 15 juta poundsterling setelah penandatanganan pekan lalu, telah hilang setelah pesawatnya menghilang di atas Selat Inggris. The Blue Birds selanjutnya menghadapi The Gunners di Emirates pada hari Selasa, 30 Januari dan meskipun ada kekhawatiran dari klub, Dalman percaya permainan akan berjalan sesuai rencana.

“Saya akan sangat terkejut jika nantinya ada perubahan pada jadwal laga,” ujar Dalman yang ingin semuanya tetap berjalan sesuai jadwal yang ditetapkan.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Dalman pada kesempatan yang sama juga menambahkan bahwa klub tidak mengatur penerbangan Sala, tetapi tetap tegas dalam menemukan semua fakta. “Kami tidak akan meninggalkan satu batu pun yang terlewat sebelum kami memiliki semua fakta,” lanjut Dalman, yang saat ini berada di Prancis, kepada BBC Radio Wales.

Cardiff City banjir simpati atas hilangnya Emiliano Sala

Dia mengkonfirmasi jika Sala “membuat rencana sendiri” untuk kembali ke Wales setelah perjalanan singkat kembali ke Nantes untuk mengucapkan selamat tinggal kepada mantan rekan satu timnya. Pihak klub sempat menawarkan pesawat, namun Sala memilih pesawat sendiri.

“Reaksi yang kami dapatkan dari dunia sepakbola dan di luar dunia sepakbola benar-benar sangat luar biasa. Saya punya email dan banyak pesan teks dari seluruh dunia, dari politisi hingga suporter. Keluarga sepakbola punya cara untuk berkumpul bersama di saat-saat tragedi ini.”

“Saya bahkan mendapat pesan dari seorang perdana menteri suatu negara untuk mengucapkan turut berduka kepada kami,” pungkasnya.